Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Mengaku Bicara dengan Hezbollah dan Netanyahu, Konflik Lebanon Memasuki Babak Baru

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 05:30 WIB | Oleh:

Belakangan, kantor kepresidenan Lebanon menyatakan bahwa Hezbollah menerima usulan AS mengenai penghentian serangan secara timbal balik yang akan diperluas ke seluruh wilayah Lebanon. Namun, hal itu mengindikasikan bahwa komitmen tersebut belum tentu mencakup wilayah Israel bagian utara yang selama ini masih menjadi sasaran serangan Hezbollah sejak gencatan senjata diberlakukan.

Menariknya, belum pernah ada presiden AS yang diketahui berbicara langsung dengan Hezbollah, baik secara langsung maupun melalui perantara. Kelompok tersebut hingga kini masih ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dana Bagi Hasil Tertahan, J...
Megapolitan
Kolaborasi Lintas Subsektor...
Megapolitan
Tangerang Diminta Eksploras...
Luar Negeri
AS dan Jepang Bahu-membahu ...

Obligasi Daerah Jangan Jadi Beban

56 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Obligasi Daerah Jangan Jadi...
Daerah
Gerak Cepat, KAI Sumut Evak...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.