Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PT Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur 10 Persen Per 1 Juni

📅 Senin, 01 Jun 2026, 07:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
PT Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur 10 Persen Per 1 Juni Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Mobil tangki PT Pertamina Patra Niaga mengisi bahan bakar avtur ke pesawat udara.

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga bahan bakar avtur hingga 10 persen mulai 1 Juni 2026 dalam rangka mendukung konektivitas angkutan udara nasional.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (31/5), mengatakan penurunan harga avtur di seluruh bandar udara Indonesia itu seiring dengan dinamika harga energi global yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

"Dalam rangka mendukung konektivitas udara nasional, menjaga daya saing industri penerbangan, serta memastikan keberlanjutan penyediaan energi sektor transportasi udara, Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga avtur domestik yang berlaku efektif mulai 1 Juni 2026," ujarnya.

Menurut dia, secara rata-rata nasional, harga Avtur pada Juni 2026 turun hingga 10 persen dibandingkan periode Mei 2026.

Sebagai contoh, harga Avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta (CGK) turun dari Rp24.580 per liter menjadi Rp22.190 per liter.

Sementara itu, harga Avtur di AFT Ngurah Rai (DPS) turun dari Rp26.190 per liter menjadi Rp23.480 per liter, dan AFT Kualanamu (KNO) turun dari Rp25.720 per liter menjadi Rp23.090 per liter.

"Besaran penurunan di setiap bandara bervariasi sesuai formula yang berlaku serta mempertimbangkan faktor distribusi dan logistik," sebutnya.

Roberth menambahkan penyesuaian harga avtur dilakukan secara berkala setiap bulan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Perhitungannya mengacu pada rata-rata (average) harga publikasi internasional dalam satu periode dengan referensi utama Mean of Platts Singapore (MOPS) Kerosene/Jet sebagai benchmark kawasan.

Sepanjang Mei 2026, harga energi global menunjukkan tren penurunan yang kemudian terefleksikan pada harga Avtur periode Juni 2026.

Roberth juga mengatakan penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang transparan dan mengikuti dinamika pasar energi global.

Penyesuaian harga avtur ini dilakukan dengan mengacu pada formula yang ditetapkan regulator, yakni Kementerian ESDM, serta mempertimbangkan perkembangan harga energi global.

"Ketika harga energi global bergerak turun, maka penyesuaian tersebut akan terefleksikan pada harga avtur sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Roberth.

Lebih lanjut, Roberth menjelaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga dalam menjaga keseimbangan antara aspek komersial, keberlanjutan pasokan, dan keandalan layanan kepada seluruh pengguna jasa aviasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Evaluasi! Jangan Sampai Terulang Ledakan di Madiun

14 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Evaluasi! Jangan Sampai Ter...

Zaman Makin Unik, Daun Bambu Saja Sekarang Diekspor!

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Zaman Makin Unik, Daun Bamb...
Ekonomi
Perkuat Ketahanan Energi Na...
Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.