Liga Spanyol: Laporta Mundur sebagai Presiden Barcelona untuk Maju Pemilihan Ulang
📅 Selasa, 10 Feb 2026, 07:21 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
BARCELONA – Joan Laporta resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden FC Barcelona guna mengikuti pemilihan ulang. Keputusan tersebut sekaligus memulai hitung mundur 35 hari menuju pemilihan presiden klub yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 15 Maret, demikian pernyataan resmi Barcelona pada hari Senin (9/2) waktu setempat.
Laporta, yang terpilih pada bulan Maret 2021 dengan meraih 54 persen suara, melepas jabatannya setelah hampir lima tahun memimpin klub, sesuai dengan statuta Barcelona. Selama tiga setengah bulan ke depan, posisi presiden akan dijalankan oleh Wakil Presiden Rafa Yuste sebagai pelaksana tugas.
Pengacara berusia 62 tahun itu menargetkan kembali memenangkan pemilihan dan kembali menjabat secara resmi pada 1 Juli mendatang. Laporta secara luas dipandang sebagai kandidat terkuat, mengungguli rival lamanya, Victor Font.
Selain Font, dua nama lain juga telah mengonfirmasi kesiapan maju sebagai kandidat, yakni mantan eksekutif klub Xavier Vilajoana serta ekonom Marc Ciria, yang untuk pertama kalinya ikut serta dalam pemilihan presiden Barcelona.
Sekitar 100.000 anggota Barcelona yang telah cukup umur dan memiliki keanggotaan minimal satu tahun berhak memberikan suara. Klub memastikan pemungutan suara kembali digelar di beberapa lokasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tempat pemungutan suara akan tersedia di fasilitas klub, tiga ibu kota provinsi Catalunya, Girona, Tarragona, dan Lleida, serta di Andorra la Vella. Barcelona juga menegaskan bahwa pemungutan suara lewat pos tidak akan diizinkan, meski ada permintaan dari kandidat oposisi.
“Pemungutan suara melalui pos hanya diterapkan secara luar biasa pada pemilihan 2021 karena pandemi Covid-19,” tulis Barcelona dalam pernyataannya. Pada pemilihan tersebut, lebih dari 20.000 dari total 55.000 pemilih menggunakan metode pos.
Periode terbaru kepemimpinan Laporta berlangsung dalam fase penuh gejolak sekaligus transformasi. Masa jabatannya diawali dengan kepergian Lionel Messi ke Paris Saint-Germain dan berlanjut hingga Barcelona kembali menjadi kekuatan domestik, mempertahankan gelar LaLiga dan Copa del Rey, serta berupaya menegaskan eksistensi di Eropa setelah mencapai semifinal Liga Champions musim lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Skuad Barcelona saat ini juga diperkuat talenta muda berusia 18 tahun, Lamine Yamal, produk akademi La Masia, yang perkembangannya disaksikan langsung oleh Laporta dari tribun stadion.
Di luar lapangan, Barcelona kembali ke Camp Nou pada November setelah meninggalkan stadion tersebut selama dua setengah tahun akibat renovasi. Meski kapasitas stadion masih terbatas dan proyek belum sepenuhnya rampung sesuai jadwal, kepulangan itu memunculkan kembali optimisme di sekitar klub.
Semangat baru tersebut turut ditopang oleh gaya bermain menyerang racikan pelatih asal Jerman, Hansi Flick, yang perlahan berhasil merebut hati para pendukung Blaugrana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!