Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Terjadi di Kota-kota Besar di Indonesia

📅 Senin, 01 Jun 2026, 07:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Terjadi di Kota-kota Besar di Indonesia Doc: ANTARA 
Ket. Ilustrasi - Petugas keamanan berlari saat terjadi hujan badai di gedung KPK Merah Putih, Jakarta.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sebagian besar kota besar di Indonesia pada Senin (01/6).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan W Annisa L menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Laut Natuna Utara hingga Laut Cina Selatan, Samudra Pasifik utara Papua Nugini, Sumatera Utara, Jambi hingga Selat Malaka, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dari Papua Barat hingga Papua Barat Daya.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Serang, Bandung, Banjarmasin, Ternate, Ambon dan Nabire.

Beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Mamuju, Palu, Gorontalo, Manado, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

Kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, dan Kendari.

Pada Sabtu (30/5), BMKG mengingatkan kewaspadaan bagi para pengguna jasa kelautan bahwa potensi gelombang tinggi hingga mencapai empat meter di beberapa wilayah perairan berisiko terhadap keselamatan pelayaran nasional.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo meminta seluruh operator transportasi laut, nakhoda, maupun nelayan tradisional untuk memperhatikan ambang batas aman operasional kapal selama periode 30 Mei hingga 2 Juni 2026.

"Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Luar Negeri
Harga BBM Meroket, Prancis ...

Qatar Risaukan Konflik di Selat Bab al-Mandab

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Qatar Risaukan Konflik di S...
Daerah
Kota Bandung Gaungkan Seman...

Pemkot Bandung Gaspol Gelar Gerakan Pangan Murah

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Gaspol Gelar...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.