Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Reformasi PSG di era Luis Enrique Berbuah Manis sebagai Kampiun Eropa

📅 Minggu, 31 Mei 2026, 11:07 WIB | Oleh:

PSG terus menggempur pertahanan lawan dan menguasai jalannya laga, tetapi Arsenal bertahan dengan disiplin tinggi hingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan. Kebuntuan yang tak kunjung terpecahkan akhirnya memaksa final Liga Champions ditentukan melalui adu penalti, yang untuk pertama kalinya terjadi lagi dalam satu dekade sejak Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid pada final 2016 di Milan.

Berkesinambungan

Otak dari sukses besar PSG ini adalah sudah pasti pelatih mereka, Luis Enrique. Dia telah mereformasi tim yang berantakan akibat terlalu banyak ego bertabrakan setelah menjadi tempat berkumpul para superstar, termasuk Neymar, Lionel Messi, dan Kylian Mbappe.

Meskipun kehilangan para superstar, Luis Enrique justru membuat PSG menjadi tim yang jauh lebih baik yang bisa mengalahkan siapa pun.

Sejak Enrique bergabung dengan PSG pada 5 Juli 2023, Les Parisiens berubah menjadi tim yang padu di mana semua pemain merasa dibutuhkan, menyatu dalam satu nafas, dan memanggul beban yang sama untuk tim.

Enrique yang mulai melatih pada bulan dan tahun yang sama dengan Mbappe meninggalkan Paris untuk bergabung dengan Real Madrid, sukses mengerek PSG ke level yang tak pernah dirasakan klub ini sejak dibentuk 50 tahun silam pada 12 Agustus 1970.

Pada musim pertamanya bersama PSG, Enrique langsung mempersembahkan trebel berupa trofi juara Liga Prancis dan Piala Prancis. Dia juga membuat PSG merasakan semifinal Liga Champions pada 2024.

Pada musim keduanya setelah PSG melepas Mbappe ke Madrid, mantan pemain dan pelatih Barcelona serta timnas Spanyol itu, tak lagi membuat kekeliruan.

Dia memulihkan kembali supremasi PSG pada musim 2024/2025, untuk menjadi kampiun di dalam dan di luar Prancis.

Untuk kedua kalinya dia memandu PSG menjuarai lagi Ligue 1 Prancis dan Coupe de France.

Sukses semakin indah dengan menjuarai juga Liga Champions setelah membantai Inter Milan 5-0 pada final pertama PSG dalam kompetisi elite Eropa itu.

Satu musim berikutnya, yakni musim ini, PSG tetap juara Liga Prancis, namun gagal mempertahankan trofi Piala Prancis yang musim ini dijuarai oleh Lens.

Namun, trebel kedua dalam tiga musim pertama Enrique bersama PSG tetap bisa dia rengkuh, dengan menjuarai kembali Liga Prancis dan mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal dalam final melalui adu penalti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Anggota Polda Maluku Gugur ...
PLN Tegaskan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Berangsur Normal

PLN Tegaskan Sistem Kelistrikan di Pulau Jawa Berangsur Normal

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.