Tradisi Lawa Pipi, Miniatur Ibadah Haji dari Negeri Hila Maluku
📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 08:18 WIB | Oleh: Tim PenulisPemerintah provinsi menilai tradisi budaya memiliki potensi memperkuat sektor pariwisata sekaligus menjadi ruang pewarisan nilai kepada generasi muda. Karena itu, masyarakat yang terus mempertahankan warisan leluhur dipandang memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya daerah.
Semangat tersebut tercermin dalam Lawa Pipi yang hingga kini tetap dipertahankan oleh masyarakat Negeri Hila. Tradisi yang telah berlangsung selama ratusan tahun itu menjadi simbol perpaduan antara ajaran Islam dan adat setempat, sekaligus pengingat bahwa warisan budaya akan tetap hidup selama terus dijaga oleh generasi penerusnya.
Melalui arak-arakan kambing yang mengelilingi kampung dan masjid, masyarakat Hila tidak hanya memperingati Idul Adha. Mereka juga merawat ingatan kolektif tentang perjalanan spiritual menuju Tanah Suci yang diwariskan para leluhur dalam bentuk tradisi yang unik dan sarat makna.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!