Kemkomdigi tegaskan Data Biometrik bagi SIM Card Tetap Aman
📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 01:05 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan keamanan data biometrik registrasi kartu SIM baru. Pemerintah menegaskan data wajah pelanggan tidak disimpan operator seluler.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menjelaskan mekanisme sistem biometrik. Operator hanya menyediakan layanan pencocokan data kependudukan pengguna.
Tiga operator seluler menerapkan teknologi pengenalan wajah untuk registrasi kartu SIM. Mereka adalah Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Smart.
Edwin menegaskan penyimpanan data biometrik hanya dilakukan pihak Dukcapil pemerintah. Operator seluler tidak memiliki akses menyimpan data wajah pelanggan.
“Tidak ada operator menyimpan data biometrik pelanggan dalam sistem registrasi baru. Data kependudukan hanya tersimpan di Dukcapil pemerintah,” kata Edwin dalam keterangan pers terkait pemberlakuan registrasi biometrik secara penuh, di Jakarta, Jumat (29/5).
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemkomdigi menilai sistem biometrik memperkuat perlindungan data masyarakat Indonesia. Langkah itu diambil untuk mencegah penyalahgunaan identitas kependudukan ilegal.
Menurut Edwin, metode registrasi lama sering disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab. Banyak kartu SIM diaktifkan menggunakan NIK dan KK ilegal.
“Banyak kasus registrasi SIM memakai data kependudukan secara ilegal selama ini. Pemerintah harus memperkuat perlindungan data masyarakat,” ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah mewajibkan registrasi biometrik kartu SIM mulai 1 Juli 2026. Kebijakan berlaku secara nasional untuk seluruh aktivasi kartu baru.
Kemkomdigi berharap sistem baru mempersempit potensi penyalahgunaan data kependudukan masyarakat. Penggunaan biometrik dinilai meningkatkan keamanan registrasi pelanggan seluler. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!