Kemenpar Pikat Wisatawan Malaysia ke Kepri Lewat Famtrip
📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 09:30 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Kementerian Pariwisata berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan Malaysia ke Destinasi Pariwisata Regeneratif Kepulauan Riau melalui Program Familiarization Trip (Famtrip) atau perjalanan pengenalan.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengatakan, Kepulauan Riau memiliki posisi strategis sebagai salah satu gerbang utama wisatawan Malaysia menuju Indonesia.
"Malaysia merupakan salah satu pasar utama wisatawan mancanegara ke Indonesia," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian yang dikonfirmasi di Jakarta pada Jumat.
"Kedekatan geografis dan konektivitas yang baik menjadikan Kepulauan Riau memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai destinasi unggulan wisata lintas batas," ia menambahkan.
Dalam upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Malaysia ke Kepulauan Riau, perwakilan dari 12 agen perjalanan dan operator tur asal Malaysia diajak mengunjungi tempat-tempat wisata di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kegiatan yang berlangsung pada 18–21 Mei 2026 itu diikuti oleh delapan peserta dari Kuala Lumpur dan empat peserta dari Johor Bahru.
Selama empat hari, mereka diajak mengunjungi destinasi wisata unggulan seperti Jembatan Barelang di Batam, Pulau Penyengat di Tanjungpinang, dan Lagoi di Bintan.
Mereka diajak mengunjungi destinasi wisata budaya Melayu dan pusat wisata belanja serta mengikuti inspeksi hotel dan pertemuan bisnis bersama pelaku industri pariwisata setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program Famtrip itu juga ditujukan untuk mempromosikan layanan pariwisata ramah Muslim Indonesia kepada wisatawan dari luar negeri.
Dengan budaya Melayu, kemudahan akses, ketersediaan kuliner halal, dan karakter destinasi wisatanya, Kepulauan Riau dinilai bisa menawarkan layanan pariwisata yang sesuai dengan preferensi wisatawan Malaysia.
"Melalui pengalaman langsung di destinasi, kami berharap para pelaku travel agent dan tour operator dapat semakin memahami potensi produk wisata Batam, Tanjung Pinang, dan Bintan, sehingga dapat dipasarkan lebih luas kepada wisatawan Malaysia," kata Made.
Ia mengemukakan bahwa pelaksanaan Famtrip merupakan bagian dari strategi untuk mempromosikan layanan pariwisata, memperluas jejaring bisnis pariwisata, dan mendorong lahirnya paket-paket wisata baru yang lebih kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar.
Berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD), Kepulauan Riau selama 2025 menerima lebih dari 2,1 juta kunjungan wisatawan mancanegara.
Angka perjalanan wisatawan nusantara ke Kepulauan Riau tercatat melampaui 5,2 juta selama kurun itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!