Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koding dan AI Sebagai Mata Pelajaran Baru

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Koding dan AI Sebagai Mata Pelajaran Baru Doc: Antara
Ket. Siswa Sekolah Garuda di Samarinda, Kalimantan Timur mengenalkan motif-motif batik khas Kalimantan berbasis optimasi AI.

Samarinda - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempertajam pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (AI) menjadi mata pelajaran baru sebagai langkah transformasi kurikulum menghadapi perkembangan zaman.

“Perkembangan teknologi informasi menuntut seluruh ekosistem pendidikan, mulai dari pemerintah, dinas pendidikan, sekolah, guru, hingga siswa untuk adaptif dan inovatif agar mampu bersaing secara global,” ujar Direktur Sekolah Menengah Pertama Kemendikdasmen Maulani Mega Hapsari di Samarinda, Selasa.

Maulani menekankan bahwa kurikulum sebagai inti dari pendidikan harus terus bertransformasi mengikuti tuntutan tersebut.

Pemanfaatan AI diyakini pihaknya dapat meningkatkan efisiensi waktu bagi para guru dalam tugas-tugas administratif yang repetitif.

Dukungan terhadap adaptasi teknologi ini juga disuarakan oleh Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Menurut Hetifah, pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI secara bijak menjadi kunci penting dalam dunia pendidikan modern.

“Mau tidak mau, AI akan menjadi bagian dari pendidikan. Tugas kita adalah memastikan kehadirannya untuk memperkuat guru, bukan menggantikan guru,” tegas Hetifah.

Ia menjelaskan AI dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal, seperti pembuatan konten pembelajaran yang lebih kaya dan relevan. Teknologi ini juga memungkinkan adanya pembelajaran yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan unik setiap siswa.

Selain itu, AI dapat berfungsi sebagai asisten mengajar virtual untuk membantu siswa di luar jam sekolah.

Kecerdasan artifisial juga mampu menyediakan asesmen dan umpan balik otomatis terhadap hasil kerja siswa.

Namun, Hetifah juga mengingatkan vitalnya aspek etika dalam penggunaan AI di lingkungan sekolah agar tidak disalahgunakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.