Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar Pangan UNAND Bagikan Tips Simpan Daging Kurban, Aman di Freezer hingga 2 Bulan.

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 13:45 WIB | Oleh:
Pakar Pangan UNAND Bagikan Tips Simpan Daging Kurban, Aman di Freezer hingga 2 Bulan. Doc: Antara Foto
Ket. Panitia menyerahkan daging kurban kepada penerima manfaat di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Pakar Ilmu Teknologi Pangan dari Universitas Andalas (UNAND), Sumatera Barat (Sumbar) Prof Novelina menyatakan daging beku kurban yang disimpan di dalam freezer atau ruang pembeku selama satu hingga dua bulan masih aman untuk dikonsumsi.

"Ya sebulan atau dua bulan mungkin bisa, tergantung kondisi dagingnya di awal terutama kebersihannya," kata dia di Kota Padang, Jumat.

Prof Novelina mengingatkan daging kurban yang disimpan satu hingga dua bulan tersebut tetap aman dikonsumsi dengan catatan suhunya terjaga dengan stabil dan tetap beku sebelum dimasak.

"Jadi, selama disimpan dalam kondisi beku dan suhunya di bawah nol derajat celsius maka daging tersebut aman untuk dikonsumsi," ujar dia.

Menurutnya, setelah penyembelihan hewan kurban cukup banyak masyarakat yang sengaja menyimpan daging kurban di dalam kulkas atau freezer dalam kurun waktu yang cukup lama tanpa memperhatikan suhu.

Ia menjelaskan apabila tidak memperhatikan suhu ruangan penyimpanan maka daging yang dimakan bisa mengandung racun akibat aktivitas mikroba atau metabolit beracun.

Berbeda dengan daging, khusus jeroan seperti usus dan limpa ia menyarankan sebelum disimpan di dalam freezer terlebih dahulu untuk direbus. Hal ini ditujukan untuk mencegah adanya bakteri yang terkandung di dalamnya sehingga menyebar saat disimpan.

"Direbus dulu, paling tidak sudah mematikan mikroba karena jeroan itu kan rentan mikrobanya," saran Prof Novelina.

Terakhir, ia mengingatkan berbagai potensi ancaman penyakit yang ditimbulkan apabila daging kurban yang dikonsumsi tidak memperhatikan aspek kebersihan.

Patogen yang terdapat di dalam daging bisa menyebabkan muntah-muntah, diare, pusing, kehilangan kesadaran bahkan bisa mempengaruhi saraf-saraf manusia. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga dan memperhatikan higienis daging sebelum dikonsumsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Megapolitan
Kabel Semrawut Jakarta Jadi...

WTA Finals Digelar di Charlotte Amerika Serikat Mulai 2027

59 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
WTA Finals Digelar di Charl...
Olahraga
Djokovic Kembali ke China O...

Joao Pedro Absen Bela Brasil karena Cedera

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Joao Pedro Absen Bela Brasi...

Masa depan Magneto dalam Jagat X-Men MCU Terancam?

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Masa depan Magneto dalam Ja...
Daerah
Perempuan Lansia Meninggal ...
Advertisement
Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat

Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.