'Lebih Mengerikan dari Patah Tulang!' Marc Marquez Bongkar Horor Cedera Saraf yang Hancurkan Mentalnya
📅 Jumat, 29 Mei 2026, 07:25 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengakui dirinya tengah mengalami kesulitan besar untuk pulih sepenuhnya dari cedera kompresi saraf bahu yang sempat mengikis rasa percaya dirinya saat tampil di lintasan balap.
"Ketika kamu mempunyai problem pada saraf, percayalah itu lebih mengerikan dari cedera patah tulang atau otot karena saraf menghubungkan segalanya," ujar Marc Marquez dikutip dari laman MotoGP, Jumat.
Marc mengatakan sangat kesulitan mengontrol situasinya meski pada simulator mampu tampil menjanjikan tapi ketika tampil di balapan justru merasakan hal yang sangat buruk.
Juara dunia tujuh kali itu sebelumnya mengalami masalah kompresi saraf di area bahu kanannya yang disebabkan oleh pergeseran baut atau sekrup dari operasi bahu sebelumnya.
Cedera bahu yang diderita oleh pembalap asal Spanyol kala tampil di MotoGP Indonesia tahun lalu itu kini terus menghantuinya sebagai sebuah gangguan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sekarang saya tidak punya masalah koneksi saraf. Kami pikir penangan klinis adalah segalanya untuk mengembalikan jaringan saraf yang menghubungkan otot butuh waktu untuk kembali normal," ujar Marc.
Jawara bertahan MotoGP ini diberi lampu hijau untuk kembali ke lintasan pada latihan bebas 1 MotoGP Italia yang berlangsung Jumat.
Meski tampil di sesi FP1, hal tersebut tidak menggaransi Marc akan tampil pada balapan utama yang berlangsung di Sirkuit Mugello.
Sebaiknya Anda baca juga:
Marc harus menjalani sesi penanganan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui kondisinya apakah sudah siap atau belum untuk memulai balapan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!