Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Minta Program Kampung Internet Diperluas dan Lebih Merata

📅 Senin, 27 Apr 2026, 14:48 WIB | Oleh:
DPR Minta Program Kampung Internet Diperluas dan Lebih Merata Doc: antara foto
Ket. Anggota Komisi I DPR RI Yudha Novanza Utama

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Yudha Novanza Utama meminta agar program Kampung Internet yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk terus diperluas dengan tetap memperhatikan aspek pemerataan, kualitas layanan, serta literasi digital masyarakat.

Menurut dia, program itu merupakan langkah konkret dalam mempercepat transformasi digital nasional, khususnya dalam menjembatani kesenjangan akses internet antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

“Saya mengapresiasi inisiatif Kampung Internet yang tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik di daerah,” kata Yudha di Jakarta, Senin (27/4).

Dia menilai bahwa pendekatan berbasis tiga pilar, yakni terhubung, tumbuh, dan terjaga, merupakan fondasi penting dalam memastikan pembangunan digital. Menurut dia, pembangunan digital tidak hanya bersifat infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat dan keamanan ruang digital.

Selain itu, menurut dia, kehadiran jaringan berbasis fiber optik di wilayah desa mampu meningkatkan kualitas konektivitas secara signifikan, sehingga memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar melalui platform digital serta mendorong efisiensi dalam aktivitas ekonomi lokal.

“Transformasi digital di desa harus dipastikan tidak berhenti pada akses semata, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat. Dalam hal ini, program Kampung Internet telah menunjukkan dampak positif yang nyata,” kata dia.

Dia juga mengapresiasi upaya Kementerian Komunikasi dan Digital dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis dan pemberdayaan generasi muda, termasuk keterlibatan siswa SMK dalam pengelolaan jaringan melalui skema seperti Telcohub.

Menurut dia, langkah tersebut penting untuk memastikan keberlanjutan ekosistem digital di tingkat lokal sekaligus menciptakan kemandirian masyarakat dalam mengelola infrastruktur teknologi.

Dia memastikan bahwa Komisi I DPR RI akan terus mendukung dan mengawal kebijakan pembangunan infrastruktur digital nasional agar sejalan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, termasuk pencapaian penetrasi broadband dan peningkatan kualitas layanan internet di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah membangun 1.282 titik akses internet pita lebar tetap (fixed broadband) sebagai bagian dari program Kampung Internet untuk pemerataan konektivitas hingga ke desa.

"Dalam 2025 kemarin, kita berhasil membuat 1.282 titik akses (internet) di 22 desa, 10 kabupaten, 15 kecamatan, dan 6 provinsi," kata Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kepemudaan dan Start Up Alfreno Kautsar Ramadhan dalam jumpa pers di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (21/4).

Alfreno menjelaskan, program Kampung Internet difokuskan untuk menghadirkan jaringan internet di desa guna mendukung aktivitas rumah tangga; usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); serta fasilitas umum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
PM Malaysia Desak Reintegra...
Advertisement
Bandel Banget! Tanam Ganja Pakai Pot di Tasikmalaya, 2 Pemuda Dicokok Polisi

Bandel Banget! Tanam Ganja Pakai Pot di Tasikmalaya, 2 Pemuda Dicokok Polisi

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.