Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KBank dan Ant International Jalin Kolaborasi untuk Kembangkan Infrastruktur Pembayaran Lintas Negara

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 22:10 WIB | Oleh:
KBank dan Ant International Jalin Kolaborasi untuk Kembangkan Infrastruktur Pembayaran Lintas Negara Doc: Ant International
Ket. Kelvin Li, General Manager of Platform Tech and Senior Vice President at Ant International (Kiri) and Dr. Karin Boonlertvanich, Executive Vice President of KASIKORNBANK (Kanan) pada Upacara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

JAKARTA — KASIKORNBANK (KBank) dan Ant International menjalin kolaborasi strategis untuk mengembangkan infrastruktur keuangan terintegrasi yang ditujukan guna menghadirkan sistem pembayaran lintas negara yang lebih cepat, andal, dan mudah dikembangkan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menggabungkan layanan keuangan teregulasi milik KBank dengan solusi artificial intelligence (AI) finansial dari Ant International.

Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan akan mendukung transaksi lintas negara dalam mata uang dolar Amerika Serikat (USD) secara real-time selama 24 jam penuh setiap hari.

Dalam implementasinya, inisiatif tersebut akan memanfaatkan Blockchain Deposit Accounts dari Kinexys by J.P. Morgan, unit bisnis blockchain milik J.P. Morgan Payments. Teknologi tersebut dirancang untuk mendukung pergerakan likuiditas USD secara real-time.

Kehadiran teknologi blockchain tersebut diharapkan mampu meningkatkan kecepatan transaksi secara signifikan sekaligus mendukung operasional tanpa henti selama 24/7.

Selain itu, KBank dan Ant International juga akan mengembangkan solusi pembayaran menyeluruh yang mencakup penerimaan pembayaran, proses kliring, hingga penyelesaian transaksi. Seluruh pengembangan tersebut tetap bergantung pada persetujuan hukum dan regulasi yang berlaku di masing-masing wilayah.

Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi dan settlement Ant International sehingga membantu memperlancar arus kas para pelaku usaha.

Inisiatif tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama yang sebelumnya telah terjalin antara KBank dan layanan pembayaran global milik Ant International.

Melalui Alipay+, platform dompet digital Ant International, aplikasi mobile banking KPLUS milik KBank kini telah terhubung dengan ekosistem global yang mencakup sekitar 150 juta pelaku usaha dan 1,8 miliar akun konsumen di berbagai negara.

Integrasi dengan Antom juga disebut memperkuat posisi KPLUS sebagai salah satu opsi pembayaran di Google Pay bagi pelaku usaha di Thailand.

Executive Vice President KASIKORNBANK, Dr. Karin Boonlertvanich, mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan mengatasi hambatan utama dalam sistem keuangan lintas negara yang masih menghadapi tantangan akibat infrastruktur yang terfragmentasi.

“Dengan mengintegrasikan blockchain ke dalam sistem keuangan teregulasi, kami menciptakan arus dana yang lebih berkelanjutan, transparan, dan mudah dikembangkan antara jaringan global dan ekonomi lokal,” ujar Karin Boonlertvanich dalam keterangannya, Kamis (29/5/2026).

Sementara itu, General Manager of Platform Tech dan Senior Vice President Ant International, Kelvin Li, menyebut perusahaan-perusahaan di pasar berkembang kini mulai mempercepat adopsi teknologi AI dan blockchain untuk mendukung ekonomi global yang semakin terhubung.

“Kami bangga dapat mendukung KBank melalui solusi fintech ini guna memberdayakan merchant di Thailand, khususnya pelaku usaha kecil, dengan solusi pembayaran yang lebih efisien agar dapat berkembang di pasar global,” kata Kelvin Li.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PSIM Kembali Bakal Bermarkas di Stadion Sultan Agung

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Kembali Bakal Bermarka...

Peningkatan Literasi Bisa Digali dari Perpustakaan

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Peningkatan Literasi Bisa D...
Nasional
Ajang Festival Film Wartawa...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Sejumlah Prajurit Dikabarkan Terluka

Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Sejumlah Prajurit Dikabarkan Terluka

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.