Kenali Gejala Kanker Tiroid, Benjolan di Leher Bisa Jadi Tanda Awal
📅 Kamis, 28 Mei 2026, 20:20 WIB | Oleh: Haryo BronoSelain operasi, pasien juga dapat menjalani terapi radioaktif iodine atau Radioactive Iodine (RAI) untuk membantu menghancurkan sisa sel kanker tiroid. Terapi hormon diberikan sebagai pengganti hormon tiroid setelah operasi guna menjaga keseimbangan fungsi tubuh.
Pilihan terapi lainnya adalah Radiofrequency Ablation (RFA), yaitu prosedur minimal invasif menggunakan energi panas untuk mengecilkan atau menghancurkan jaringan abnormal pada tiroid.
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar pasien kanker tiroid tetap dapat menjalani kehidupan secara aktif dan produktif.
Risiko Kekambuhan dan Komplikasi
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski memiliki peluang kesembuhan tinggi, kanker tiroid tetap dapat kambuh pada sebagian pasien. Karena itu, dokter biasanya melakukan pemantauan rutin melalui tes darah dan pemeriksaan whole body scan.
Kanker tiroid juga dapat menimbulkan komplikasi apabila terlambat ditangani. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi antara lain gangguan suara, kesulitan menelan, dan sesak napas akibat tekanan pada jaringan di sekitar leher.
Pada kondisi lebih lanjut, sel kanker dapat menyebar ke organ lain seperti paru-paru, tulang, maupun jaringan sekitar tenggorokan. Kondisi ini dikenal sebagai kanker metastatik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dr. Diani mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan perubahan yang terjadi di area leher, terutama jika muncul benjolan yang menetap.
“Waspadai setiap perubahan di leher Anda. Jika menemukan benjolan atau tanda kanker tiroid lainnya, segera berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat sedini mungkin,” tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!