Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenali Gejala Kanker Tiroid, Benjolan di Leher Bisa Jadi Tanda Awal

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 20:20 WIB | Oleh:

Penyebab pasti kanker tiroid hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit ini.

Paparan radiasi di area kepala dan leher, terutama saat masa kanak-kanak, menjadi salah satu faktor risiko utama. Dampaknya bahkan dapat muncul 10 hingga 20 tahun setelah paparan terjadi.

Selain itu, faktor keturunan juga berperan penting. Sekitar 5–10 persen kasus kanker tiroid berkaitan dengan mutasi genetik yang diwariskan dalam keluarga. Kekurangan asupan yodium pun dapat meningkatkan risiko gangguan pada kelenjar tiroid.

Gejala kanker tiroid sering kali tidak khas dan menyerupai penyakit ringan lainnya. Namun, ada sejumlah tanda yang perlu diwaspadai, seperti munculnya benjolan di leher yang bergerak saat menelan, suara serak yang menetap, rasa mengganjal saat menelan makanan, hingga sesak napas atau batuk yang tidak kunjung sembuh.

“Jika mengalami salah satu atau beberapa tanda tersebut, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis,” kata dr. Diani.

Pemeriksaan dan Diagnosis

Untuk memastikan diagnosis kanker tiroid, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara medis atau anamnesis. Pemeriksaan darah juga dilakukan untuk mengevaluasi fungsi hormon tiroid melalui pengukuran thyroid stimulating hormone (TSH) dan free thyroxine (FT4).

Namun, hasil fungsi hormon yang normal tidak selalu berarti benjolan tersebut bebas dari kanker.

“Banyak pasien kanker tiroid justru memiliki hasil pemeriksaan darah yang normal. Karena itu diperlukan pemeriksaan lanjutan,” ujar dr. Diani.

Pemeriksaan lanjutan tersebut meliputi ultrasonografi (USG) guna melihat karakteristik benjolan, CT scan apabila dicurigai terdapat penyebaran ke jaringan sekitar, hingga Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) atau biopsi jarum halus untuk mengambil sampel sel dan memastikan diagnosis.

Penanganan Kanker Tiroid

Penanganan kanker tiroid disesuaikan dengan jenis kanker, ukuran tumor, serta kondisi kesehatan pasien secara umum.

Metode utama yang umum dilakukan adalah tiroidektomi atau operasi pengangkatan sebagian maupun seluruh kelenjar tiroid. Tindakan ini dapat dilakukan melalui operasi terbuka maupun teknik minimal invasif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.