Rupiah Melemah ke Rp17.800, Ekonom Indef Ungkap Masalah Utama Bukan Stabilitas Tapi Kepercayaan Pasar
📅 Rabu, 27 Mei 2026, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis“Harus banyak komunikasi dengan pelaku ekonomi, karena pelaku ekonomi adalah swasta, BUMN, dan UMKM. Di sini terlihat masih ada gap,” katanya.
Survei Kadin Business Pulse Triwulan I-2026 juga menunjukkan 40,5 persen pelaku usaha menilai kondisi bisnis memburuk, 34,3 persen stagnan, dan 25,2 persen membaik.
Aviliani menilai kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa stabilitas makro perlu disertai konsistensi kebijakan, komunikasi yang lebih baik, serta implementasi reformasi yang dirasakan langsung oleh sektor riil.
“Ini perlu dijaga karena akan memengaruhi nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi dari sisi investasi,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pemerintah dan otoritas moneter terus menjaga stabilitas pasar keuangan di tengah tekanan global. Bank Indonesia menegaskan akan terus melakukan intervensi di pasar valas, penguatan instrumen moneter, serta menjaga likuiditas guna mempertahankan stabilitas sistem keuangan nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!