Target PLTS 100 GW: Transisi Energi Dipacu, Regulasi Jangan Jalan di Tempat
📅 Senin, 25 Mei 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiSelain itu, sifat energi surya yang tidak stabil dinilai memerlukan modernisasi jaringan listrik menjadi smart grid dan dukungan baterai penyimpanan skala besar dengan investasi sangat mahal. Tantangan lain muncul dari sinkronisasi antara PLTS dan kendaraan listrik, karena mayoritas pengisian daya dilakukan malam hari saat produksi listrik surya menurun, sehingga tanpa sistem penyimpanan memadai listrik kendaraan tetap berpotensi berasal dari PLTU batu bara.
Dia juga menyoroti kebutuhan lahan yang sangat besar untuk pembangunan PLTS, yang berisiko berbenturan dengan lahan produktif dan kawasan konservasi. Karena itu, dia menegaskan target ambisius tersebut harus dibarengi roadmap yang realistis, penguatan industri lokal, regulasi transfer teknologi, serta prioritas pada PLTS atap dan pemanfaatan lahan marginal agar tidak menimbulkan ketergantungan teknologi maupun risiko ketidakstabilan kelistrikan di masa depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!