Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Revolusi Ekonomi Daerah Tak Mudah, Wamenkeu Beberkan Tiga Hambatan Utama

📅 Senin, 25 Mei 2026, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kedua, melalui dukungan pembiayaan kreatif. Juda mengatakan, pembangunan daerah tidak harus hanya mengandalkan APBD karena pemerintah memiliki special mission vehicle (SMV) seperti PT SMI yang mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah melalui skema pembiayaan inovatif dan berkelanjutan dengan bunga relatif murah sekitar 6 persen.

Pembiayaan SMI tersebut antara lain digunakan untuk pembangunan rumah sakit umum daerah, infrastruktur jalan dan jembatan, hingga pengembangan kawasan pariwisata. Cicilan pembiayaan juga dapat bersumber dari dana bagi hasil (DBH) yang diberikan pemerintah pusat setelah terjadi disbursement.

Adapun hingga Maret 2026, komitmen pembiayaan daerah melalui SMI telah mencapai Rp37 triliun.

Terakhir atau ketiga yakni dukungan penguatan PAD melalui modernisasi pajak daerah, pertukaran data pusat dan daerah, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Selain itu, imbuh Juda, Kemenkeu juga hadir di daerah untuk menyusun kajian fiskal regional, mengevaluasi TKD, memperkuat kapasitas fiskal daerah, serta memberikan rekomendasi berbasis data.

Ia pun menegaskan bahwa daerah yang kuat bukan hanya daerah yang memiliki anggaran besar, melainkan daerah yang mampu mengubah anggaran menjadi layanan, layanan menjadi produktivitas, dan produktivitas menjadi kesejahteraan.

“Pertumbuhan tidak dimulai dari tabel dan angka, pertumbuhan dimulai ketika kebijakan pusat dan daerah bergerak bersama, dan manfaatnya dirasakan sampai ke rumah tangga,” tutup Juda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.