Perkuat Ekonomi Biru untuk Masa Depan Indonesia
📅 Senin, 25 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiIa menilai Indonesia sebagai negara megabiodiversity memiliki kekayaan hayati laut yang sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal.
Menurut dia, sejumlah satwa laut juga menghadapi ancaman kepunahan akibat perburuan dan penurunan populasi, sehingga pemerintah telah menetapkan perlindungan terhadap berbagai spesies seperti penyu, duyung, hiu paus, pari manta, lumba-lumba, hingga ikan napoleon.
Budi menekankan pentingnya perubahan pola pikir pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pendapatan per kapita, tetapi juga pemberdayaan masyarakat dengan tetap menjaga kekayaan alam.
“Pola pikir dalam melihat pembangunan sudah saatnya digeser dari yang berlandaskan target pendapatan per kapita, menjadi pemberdayaan bagi semua pihak dengan tetap mempertahankan kekayaan dan keanekaragaman alam,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat BRIN Fahrurozi menambahkan perubahan iklim telah mempengaruhi biodiversitas dan produksi biota laut.
“Tidak semua biota yang kita budidayakan mungkin dapat bertahan dengan kondisi sekarang. Ini merupakan isu global yang signifikan,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!