Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ekonomi Biru untuk Masa Depan Indonesia

📅 Senin, 25 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perkuat Ekonomi Biru untuk Masa Depan Indonesia Doc: istimewa
Ket. BUDI SETIADI DARYONO Dekan Fakultas Biologi UGM - Data maritim ini sangat berharga. Laut Indonesia yang dieksplorasi juga belum ada 15 persen.

Kekayaan laut Indonesia berpotensi dikembangkan menjadi berbagai sektor strategis seperti industri farmasi, bioteknologi kelautan, EBT, ekonomi karbon biru, hingga produksi pangan.

JAKARTA – Indonesia perlu memperkuat pengembangan ekonomi biru sebagai strategi untuk menjaga ketahanan pangan, energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan. Dengan potensi laut yang sangat besar dan kekayaan biodiversitas yang melimpah, sektor kelautan dinilai dapat menjadi motor baru pembangunan nasional melalui penguatan riset, inovasi, industri maritim, hingga perlindungan ekosistem laut.

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri mendorong agar laut ditempatkan sebagai pusat geopolitik sekaligus inovasi nasional Indonesia.

Hal itu disampaikannya dalam forum National Policy Dialogue Kedaulatan Kelautan Berbasis Kekayaan Hayati Kelautan yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta pada akhir pekan lalu.

Megawati menilai Indonesia memiliki kekuatan besar dari sisi geostrategis, geoekonomi, serta kekayaan hayati laut yang dapat menjadi fondasi penting masa depan bangsa.

Menurut dia, biodiversitas laut Indonesia berpotensi dikembangkan menjadi berbagai sektor strategis seperti industri farmasi, bioteknologi kelautan, energi baru terbarukan (EBT), ekonomi karbon biru, hingga produksi pangan.

Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan inovasi harus mampu menjadikan laut sebagai landasan kemajuan peradaban Indonesia.

“Kita memerlukan orkestrasi besar antara negara, perguruan tinggi, peneliti, industri, dan masyarakat, karena pembangunan tidak bisa terpisah berjalan sendiri-sendiri. Pembangunan memerlukan irama, arah, tujuan yang sama, yaitu Indonesia yang berdaulat, merdeka, berdikari,” ujarnya sebagaimana diberitakan Antara.

Rektor Universitas Gadjah Mada Ova Emilia mengatakan UGM siap menjadi mitra strategis BRIN dalam membangun ekosistem ekonomi biru yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Menurut dia, geopolitik kelautan menjadi ruang strategis yang menentukan posisi Indonesia di tingkat global.

“Sebagai perguruan tinggi nasional, kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran dalam pengembangan riset, inovasi, pendidikan, dan hilirisasi di bidang kelautan dan kemaritiman,” kata Ova Emilia.

Belum Optimal

Sementara itu, Dekan Fakultas Biologi UGM Budi Setiadi Daryono menyebut eksplorasi laut Indonesia hingga kini belum mencapai 15 persen dari total potensi wilayah perairan nasional.

“Data maritim ini sangat berharga. Laut Indonesia yang dieksplorasi juga belum ada 15 persen,” ujar Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Program Wisata Gratis Ramaikan HUT DKI Jakarta

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Program Wisata Gratis Ramai...
Megapolitan
Wara Wiri LRT JAKARTA Meria...
Ekonomi
Libur Sekolah, Masyarakat N...

Rapat Kerja Komite IV DPD RI dan Pemerintah

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Rapat Kerja Komite IV DPD R...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.