Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang - Tiongkok Redakan Ketegangan Diplomatik

📅 Senin, 25 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jepang - Tiongkok Redakan Ketegangan Diplomatik Doc: ANTARA/ANADOLU
Ket. Bendera nasional Jepang terlihat di depan sebuah gedung.

Tokyo - Menteri Perdagangan Jepang Ryosei Akazawa pada Sabtu (24/5) mengatakan telah berbicara dengan Menteri Perdagangan Tiongkok Wang Wentao di sela-sela forum ekonomi regional di Suzhou, Tiongkok timur, menandai kontak pertama kedua menteri sejak perselisihan diplomatik tahun lalu.

Hubungan Tiongkok dan Jepang memburuk sejak Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada November lalu menyatakan di hadapan parlemen bahwa Jepang dapat mengerahkan pasukan pertahanannya jika terjadi konflik terkait Taiwan, wilayah dengan pemerintahan sendiri yang diklaim oleh Beijing.

Seperti dikutip dari Antara, Wakil Menteri Luar Negeri Senior Iwao Horii, yang menghadiri pertemuan menteri perdagangan dua di forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) bersama dengan Akazawa, juga mengatakan kepada wartawan dirinya telah bertemu secara terpisah dengan Wang dan meminta Beijing untuk memastikan keselamatan warga negara Jepang di Tiongkok menyusul serangan pisau di Shanghai.

Dua pria Jepang dan seorang wanita Tiongkok terluka dalam insiden di sebuah restoran Jepang di Shanghai, Selasa lalu. Sejauh ini, Tiongkok menggambarkan serangan oleh seorang pria dengan gangguan mental itu sebagai insiden terisolasi.

Akazawa mengaku dia mendekati Wang yang duduk sendirian di meja saat makan malam pada Jumat, sementara Horii mengatakan telah berbincang dengan menteri perdagangan itu di atas kapal selama pelayaran usai makan malam. Keduanya tidak menjelaskan rinci tentang kontak mereka dengan Wang.

Terbuka Dialog

Sejak hubungan negara memanas menyusul pernyataan Takaichi, Jepang tetap menyatakan bahwa pihaknya tetap terbuka untuk berdialog dengan Tiongkok.

Jepang berharap dapat merencanakan pertemuan antara Takaichi dan Presiden Tiongkok Xi Jinping selama KTT APEC di Shenzhen, Tiongkok selatan pada November mendatang untuk memperbaiki hubungan mereka.

"Kebijakan pemerintah Jepang untuk mencari hubungan strategis dan saling menguntungkan dengan Tiongkok masih tidak berubah," tegas Akazawa.

Murka atas komentar pemimpin Jepang tersebut, Tiongkok meningkatkan tekanan pada Jepang lewat kontrol ekspor yang lebih ketat terhadap barang-barang dwiguna, termasuk juga logam tanah jarang, peringatan perjalanan terhadap negara tetangga, dan pembatalan acara budaya Jepang.

Setelah sesi APEC, menteri perdagangan Jepang mengatakan dirinya mendesak penghapusan langkah-langkah pengendalian ekspor terhadap logam tanah jarang dan mineral penting lainnya yang tidak sesuai dengan praktik internasional karena hal tersebut dapat "sangat berdampak pada rantai pasokan global."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.