Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perubahan Iklim Ancam Kepunahan Ribuan Spesies Tanaman di Dunia pada Akhir Abad Ini

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 06:40 WIB | Oleh:

“Jika hambatan perpindahan menjadi penyebab utama, strategi seperti assisted migration atau membantu spesies berpindah ke wilayah baru mungkin dapat menyelesaikan sebagian besar masalah. Namun jika perubahan iklim mengurangi total habitat yang layak secara keseluruhan, maka sekadar membantu spesies berpindah tidak akan cukup,” tambah mereka.

Dampak yang diproyeksikan juga berbeda-beda di setiap wilayah.

Tanaman yang beradaptasi dengan suhu dingin di Arktik berisiko kehilangan habitat karena wilayah dengan iklim sangat dingin semakin menyusut.

Wilayah kering, termasuk sebagian Amerika Serikat bagian barat dan kawasan beriklim Mediterania, menghadapi ancaman kekeringan yang lebih parah, berkurangnya kelembapan tanah, serta meningkatnya kebakaran hutan.

Di pesisir Australia bagian selatan dan timur, garis pantai diperkirakan akan membatasi perpindahan spesies ke arah kutub.

Meski demikian, penelitian juga menemukan keanekaragaman tanaman lokal justru dapat meningkat di sekitar 28 persen permukaan daratan bumi karena spesies berpindah ke area baru yang lebih sesuai.

Wilayah tropis dan subtropis termasuk yang berpotensi mengalami peningkatan tersebut, terutama akibat meningkatnya curah hujan yang membuat kondisi lingkungan cocok bagi lebih banyak spesies.

Para peneliti menyebut fenomena ini sebagai “perombakan global”, ketika sebagian spesies menghilang dari habitat historisnya sementara spesies lain berpindah ke wilayah baru.

Namun mereka menegaskan bahwa peningkatan jumlah spesies di suatu wilayah tidak berarti kondisi tanaman secara keseluruhan menjadi lebih baik.

Interaksi Antarspesies

Perubahan ini juga dapat menciptakan “komunitas baru”, yakni kombinasi tanaman yang sebelumnya tidak pernah hidup bersama namun mulai bertemu untuk pertama kalinya.

Para peneliti mengaku belum mengetahui bagaimana interaksi antarspesies baru itu akan berkembang.

Tanaman sendiri menjadi fondasi utama sebagian besar ekosistem daratan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Keajaiban di Venezuela, Tim...
Megapolitan
Padamkan Kebakaran TPA Jati...
Presiden dan Wapres Tiba di Lokasi Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Presiden dan Wapres Tiba di Lokasi Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

01 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.