Infrastruktur Siap AI Penting untuk Dorong Ekonomi Digital Indonesia
📅 Minggu, 24 Mei 2026, 15:50 WIB | Oleh: Haryo BronoDengan dukungan teknologi tersebut, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi data center, memperkuat ketahanan digital, mengurangi kompleksitas operasional, dan mempercepat implementasi AI dalam kegiatan bisnis sehari-hari.
Di tengah pertumbuhan ekonomi digital nasional, kebutuhan terhadap infrastruktur yang siap mendukung AI atau AI-ready infrastructure juga semakin meningkat. Infrastruktur semacam ini dianggap penting untuk menjaga keandalan layanan digital, meningkatkan keamanan siber, memastikan keberlangsungan bisnis, serta mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
ALE AI Forum 2026 juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta, penyedia teknologi, dan pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomi digital Indonesia. Kolaborasi dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan implementasi AI dapat memberikan dampak nyata bagi dunia usaha maupun masyarakat luas.
Berdasarkan data Gartner, belanja global untuk AI diproyeksikan mencapai US$2,5 triliun pada 2026 dan meningkat menjadi US$3,3 triliun pada 2027. Infrastruktur AI diperkirakan menjadi sektor dengan porsi investasi terbesar, diikuti layanan dan perangkat lunak AI.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, di Indonesia, investasi AI diproyeksikan dapat memberikan kontribusi hingga US$366 miliar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2030. Pertumbuhan tersebut diperkirakan didorong oleh sektor manufaktur, e-commerce, dan layanan keuangan yang semakin agresif mengadopsi teknologi berbasis AI.
Novse menilai perusahaan yang mampu bertahan dan berkembang di masa depan adalah organisasi yang berhasil memanfaatkan AI secara tepat untuk mendukung transformasi bisnis sekaligus meningkatkan kelincahan operasional.
“Di Alcatel-Lucent, kami terus bekerja sama dengan pelanggan dan mitra untuk menghadirkan solusi yang fleksibel dan aman guna mendukung organisasi di setiap tahap perjalanan transformasi digital mereka,” ungkapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!