Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penanganan Banjir dan Sampah Jadi Fokus Sinergi Pemprov Banten dan DKI Jakarta

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 22:40 WIB | Oleh:
Penanganan Banjir dan Sampah Jadi Fokus Sinergi Pemprov Banten dan DKI Jakarta Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Banten, Andra Soni (kiri) saat menemui Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/5).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama DKI Jakarta memperkuat sinergi dan kolaborasi penanganan banjir serta pengelolaan sampah di wilayah aglomerasi Tangerang Raya dan Ibu Kota.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni, saat menemui Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Rabu. Kunjungan kerja yang turut didampingi oleh Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, dan Wali Kota Tangerang, Sachrudin, tersebut menekankan bahwa persoalan banjir yang kerap melanda Tangerang Raya tidak dapat diselesaikan secara sepihak oleh Pemerintah Provinsi Banten.

"Banten dan DKI Jakarta itu sejatinya saling membutuhkan. Oleh karena itu, kolaborasi ini harus terus kita perkuat," ujar Andra Soni dalam keterangannya di Serang, Rabu.

Andra menjelaskan bahwa telah sepakat untuk berkolaborasi menyelesaikan persoalan lintas batas. Salah satu strategi utama penanganan banjir yang disepakati adalah pembangunan sejumlah tandon bersama untuk menampung debit air hujan.

"Keberadaan infrastruktur pengendali banjir tersebut akan memberikan nilai tambah. Melalui tandon-tandon itu, air bakunya nanti bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat," tambahnya.

Terkait isu pengelolaan sampah, wilayah Tangerang Raya berkomitmen untuk melakukan pengelolaan mandiri menjadi energi listrik atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagaimana arahan pemerintah pusat.

Sementara itu, sampah organik akan diolah menjadi produk bernilai ekonomis dengan melibatkan masyarakat setempat secara langsung.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa pertemuan lintas provinsi itu juga membahas optimalisasi aset lahan milik Pemprov DKI Jakarta yang berada di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Lahan strategis tersebut rencananya akan dialokasikan untuk kawasan permukiman, pertanian, dan tandon pengendali banjir.

"Sebab, dari total lahan yang ada, baru 1,4 hektare yang digunakan untuk Lapas (Lembaga Pemasyarakatan). Sisanya akan dimanfaatkan sesuai peruntukan, yakni 38 hektare untuk pertanian dan tandon, serta 47 hektare untuk permukiman," pungkas Maesyal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.