Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bencana Hidrometeorologi di Parigi Moutong: 58 KK Terdampak Banjir Luapan Sungai

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 02:05 WIB | Oleh:
Bencana Hidrometeorologi di Parigi Moutong: 58 KK Terdampak Banjir Luapan Sungai Doc: ANTARA/HO-BPBD Parigi Moutong
Ket. Banjir mulai surut di Desa Gunung Sari, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (19/5).

PARIGI - Sebanyak 58 kepala keluarga di Desa Gunung Sari, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terdampak bencana hidrometeorologi banjir akibat luapan sungai setelah diguyur hujan berintensitas tinggi, Selasa (19/5) sore.

Meski genangan air setinggi pemukiman sempat merendam jalan usaha tani dan memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mempercepat pemenuhan logistik kedaruratan serta mengusulkan normalisasi sungai, warga setempat dilaporkan memilih tetap bertahan di rumah masing-masing sembari menunggu air berangsur surut.

"Dari laporan diterima empat dusun di Desa Gunung Sari terdampak banjir," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rifai di Parigi, Selasa (19/5)..

Dilaporkan banjir terjadi sekitar Pukul 15.10 Wita dipicu hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan air sungai meluap hingga ke pemukiman warga.

Adapun empat wilayah di Desa Gunung Sari terdampak yakni Dusun II 13 KK, kemudian Dusun III 26 KK, Dusun IV 17 KK, dan Dusun VI 2 KK.

"Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD masih melakukan asesmen, data sementara tidak ada warga mengungsi," ujarnya.

Rifai mengatakan hingga kini genangan air mulai surut dan belum ada ditemukan rumah warga rusak akibat dampak bencana hidrometeorologi itu.

"Meski terjadi genangan, warga tetap beraktivitas. Warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Adapun fasilitas umum terdampak yakni jalan usaha tani terendam banjir," tuturnya.

Ia mengemukakan dari hasil kaji cepat dibutuhkan satu unit alat berat untuk melakukan pekerjaan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan.

Pada situasi darurat, petugas ingin memastikan warga dalam kondisi aman, sehingga langkah prioritas dilakukan yakni pemenuhan logistik kedaruratan.

"Parigi Moutong salah satu daerah rawan bencana hidrometeorologi banjir dan tanah longsor," ucap dia.

BPBD mengimbau warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai maupun lereng gunung waspada bila terjadi hujan lebat dengan durasi panjang, karena bencana kapan saja bisa terjadi.

"Bila terjadi banjir segera cari tempat yang aman atau berlindung ke dataran lebih tinggi," kata dia lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Daerah
Komite Eksekutif Papua Kawa...
Luar Negeri
Negeri Samba Gelar Pemilu y...

Korsel: Korut Luncurkan Misil Berteknologi AI

50 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korsel: Korut Luncurkan Mis...

Kaum Migran Myanmar Kembali ke Tanah Air

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Kaum Migran Myanmar Kembali...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.