Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investor Indonesia Kini Bisa Beli Saham Apple hingga Tesla lewat Kripto

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Investor Indonesia Kini Bisa Beli Saham Apple hingga Tesla lewat Kripto Doc: Dokumentasi PINTU
Ket. Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad  

JAKARTA - Minat investor Indonesia terhadap tokenisasi aset terus meningkat seiring semakin mudahnya akses investasi global melalui ekosistem kripto. Kini, saham perusahaan dunia seperti Apple hingga Tesla dapat diperdagangkan dalam bentuk aset tertokenisasi berbasis blockchain.

Platform investasi aset kripto yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PINTU, mencatat pertumbuhan positif transaksi tokenisasi aset sepanjang 2026. Jumlah pengguna aset tertokenisasi pada April 2026 meningkat 9,49 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Transaksi tokenized asset di PINTU terus menunjukkan pertumbuhan positif. Rata-rata transaksi per pengguna melonjak hingga 87,32 persen," kata Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, dalam keterangannya, Senin (18/5).

Selain Apple dan Tesla, sejumlah aset global lain yang aktif diperdagangkan investor Indonesia, di antaranya Palantir Technologies, Alibaba Group, serta ETF perak iShares Silver Trust.

Saat ini, PINTU telah menghadirkan 48 aset tertokenisasi dari berbagai sektor industri global. Mulai dari teknologi, kecerdasan buatan (AI), kesehatan, energi, consumer goods, hingga ETF dan obligasi pemerintah Amerika Serikat.

Melalui tokenisasi aset, investor dapat memperoleh eksposur terhadap aset dunia nyata dalam bentuk token digital berbasis blockchain. Sistem ini memungkinkan transaksi berlangsung lebih fleksibel, transparan, dan dapat diakses selama 24 jam.

Secara global, tren tokenisasi aset juga terus berkembang. Berdasarkan data RWA.xyz per 12 Mei 2026, kapitalisasi pasar tokenisasi aset dunia mencapai USD32,18 miliar atau sekitar Rp563 triliun.

Iskandar menilai tokenisasi aset membuka peluang baru bagi investor domestik untuk membangun portofolio investasi global yang lebih terdiversifikasi. Meski demikian, ia mengingatkan investor untuk tetap memahami risiko investasi dan melakukan riset sebelum membeli aset kripto maupun tokenized asset.

"Penting bagi investor untuk memahami produk dan menerapkan manajemen risiko. Sehingga, keputusan investasi tetap selaras dengan tujuan finansial jangka panjang," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Adu Hai
Adu Hai
19 May 2026, 13:59 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Mendag Tegaskan HET Minyakita Tetap Rp15.700 Per Liter

28 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Mendag Tegaskan HET Minyaki...
Ekonomi
Pertamina Tegaskan Harga BB...
Nasional
Kepala Bapanas: Penyerapan ...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.