Harga-harga di Oku Relatif Stabil Menjelang Idul Adha
📅 Selasa, 19 Mei 2026, 06:32 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
OKU - Kondisi harga-harga menjelang Idul Adha di Oku dapat dikatakan relatif stabil. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, memastikan harga sejumlah bahan pokok atau sembako di daerah itu stabil menjelang Idul Adha.
"Berdasarkan hasil sidak pasar tradisional di OKU Timur hari ini harga kebutuhan pokok relatif masih stabil tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah," kata Sekretaris Daerah Pemkab OKU Timur Rusman di Martapura, Sumsel, Senin (18/5).
Dia mengatakan sidak pasar tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi dan harga bahan pokok tidak mengalami lonjakan yang signifikan.
TPID Kabupaten OKU Timur melakukan sidak ke sejumlah titik pasar dan gudang penyimpanan bahan pokok, termasuk Gudang Bulog.
Dari hasil pantauan, kata dia, sebagian besar harga bahan pokok masih relatif stabil seperti beras medium di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara, harga daging sapi potong mengalami kenaikan, namun dinilai masih dalam batas kewajaran yaitu dari sebelumnya Rp130.000/kg menjadi Rp140.000/kg.
Hanya saja, lonjakan harga terjadi pada cabai merah keriting dari Rp50.000/kg naik menjadi Rp63.000/kg dan cabai rawit mencapai Rp70.000/kg.
"Untuk komoditas lainnya rata-rata masih bertahan pada harga lama," tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk minyak goreng merek Minyakita, lanjut dia, pihaknya memperkuat pengawasan harga eceran tertinggi, termasuk memasang spanduk informasi harga agar masyarakat tidak membeli di atas ketentuan.
"Untuk Minyakita nanti akan dipasang spanduk informasi di pasar-pasar terkait HET Rp15.700/liter. Masyarakat kami harapkan membeli di agen resmi yang sudah bekerja sama dengan Bulog," ujarnya.
Selain melakukan pemantauan, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga atau kelangkaan barang kebutuhan pokok di wilayah setempat.
"Salah satunya melalui operasi pasar yang akan dilakukan bersama Bulog dan dinas terkait di OKU Timur," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!