Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dominasi Sinner Membuka Jalan Menuju Juara Prancis Open

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 00:08 WIB | Oleh:
Dominasi Sinner Membuka Jalan Menuju Juara Prancis Open Doc: AFP
Ket. Jannik Sinner.

ROMA - Petenis peringkat satu dunia Jannik Sinner datang ke Roland Garros dengan aura tak terbendung. Gelar Italian Open yang diraihnya di Roma akhir pekan lalu bukan sekadar trofi tambahan, melainkan penegasan bahwa Sinner kini menjadi kandidat terkuat untuk menaklukkan Prancis Open musim ini.

Di depan pendukung sendiri, Jannik Sinner menundukkan Casper Ruud 6-4, 6-4 untuk merebut gelar Masters 1000 keenam secara beruntun. Rekor tersebut memperlihatkan bahwa Sinner tidak lagi sekadar bersaing di papan atas, melainkan mulai membangun dominasi baru dalam tenis putra dunia.

Kemenangan di Roma juga membuat Sinner melengkapi “Golden Masters”, pencapaian langka dengan menjuarai seluruh turnamen Masters 1000 ATP. Sebelumnya hanya Novak Djokovic yang mampu mencapainya. Lebih istimewa lagi, Sinner menjadi petenis putra Italia pertama yang menjuarai turnamen Roma sejak Adriano Panatta melakukannya lima dekade lalu.

Semua catatan itu menjadikan Paris sebagai panggung berikutnya yang terasa begitu dekat untuk ditaklukkan. Roland Garros akan dimulai akhir pekan depan dan Sinner menatapnya dengan modal 29 kemenangan beruntun di semua turnamen serta 34 kemenangan berturut-turut di level Masters 1000. Angka tersebut memperlihatkan konsistensi luar biasa yang membuat para pesaing kini berada dalam posisi mengejar.

Musim lalu, Sinner sebenarnya nyaris mengangkat trofi Roland Garros sebelum kalah dramatis dari Carlos Alcaraz setelah gagal memanfaatkan tiga championship point di final. Kekalahan itu menjadi luka besar dalam kariernya, namun juga membentuk kematangan baru. Kini dia datang ke Paris dengan permainan yang lebih stabil, mental yang lebih kuat, dan situasi kompetisi yang menguntungkan karena Alcaraz tengah dibekap masalah kebugaran.

“Saya harus menjaga kondisi karena turnamen terpenting tahun ini akan segera datang,” ujar Sinner. “Saya tidak ingin memberi tekanan berlebihan kepada diri sendiri karena tekanan itu akan datang dengan sendirinya.”

Ucapan itu menggambarkan perubahan sikap Sinner. Di usia 25 tahun, dia tidak lagi tampil sebagai talenta muda yang emosional, melainkan petenis matang yang memahami cara mengelola ekspektasi besar.

Padahal lawan yang dihadapi di final bukan sembarang pemain. Ruud merupakan salah satu spesialis lapangan tanah liat dengan kemenangan terbanyak di permukaan tersebut sejak 2020. Namun sekali lagi, petenis Norwegia itu gagal menemukan cara menghentikan agresivitas dan konsistensi Sinner dari baseline.

Ruud bahkan mengibaratkan dominasi Sinner saat ini seperti era keemasan tiga legenda tenis dunia. “Saya belum pernah menghadapi tiga besar di masa puncaknya, tetapi mungkin beginilah rasanya melawan Roger, Novak, dan Rafa,” ujarnya, merujuk pada Roger Federer, Djokovic, dan Rafael Nadal.

Pernyataan itu memperlihatkan satu hal penting. Sinner kini bukan lagi penantang. Dia sudah berubah menjadi standar baru yang harus dikejar pemain lain. Dan jika performanya tetap terjaga, gelar di Paris tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.