Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

39 Siswa dan 7 Guru Diculik Kelompok Bersenjata dalam Serangan Terhadap Swkolah-sekolah di Nigeria

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 16:00 WIB | Oleh:
39 Siswa dan 7 Guru Diculik Kelompok Bersenjata dalam Serangan Terhadap Swkolah-sekolah di Nigeria Doc: Istimewa
Ket. Serangan tersebut menargetkan sebuah sekolah menengah dan dua sekolah dasar, di mana para penembak menculik anak-anak berusia antara dua dan 16 tahun.

NIAMEY - Sekelompok pria bersenjata menculik 39 siswa dan tujuh guru dalam serangan yang menargetkan beberapa sekolah di negara bagian Oyo, Nigeria barat daya, pekan lalu, menurut para pejabat dan sebuah asosiasi Kristen.

Dari Al Jazeera, serangan itu terjadi pada hari Jumat di komunitas Ahoro Esinele di distrik Oriire, menargetkan sebuah sekolah menengah dan dua sekolah dasar, kata para pejabat pada hari Senin.

Elisha Olukayode Ogundiya, ketua Asosiasi Kristen Nigeria di Negara Bagian Oyo, mengatakan 46 orang, sebagian besar anak-anak berusia antara dua dan 16 tahun, dibawa pergi setelah serangan tersebut.

Dalam apa yang disebut polisi sebagai "serangan terkoordinasi", orang-orang bersenjata secara bersamaan menyerbu Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar Baptis di Yawota, dan dua sekolah lainnya di Esiele, menyandera murid dan guru.

Presiden Bola Tinubu mengutuk serangan itu sebagai "barbarik", sambil berjanji bahwa pemerintah federal bekerja sama dengan Negara Bagian Oyo untuk "menyelamatkan semua korban".

“Kami mengharapkan terobosan segera,” katanya dalam pernyataan yang dirilis oleh kantornya.

Gubernur Oluseyi Abiodun Makinde mengatakan seorang guru yang diculik tewas pada hari Minggu, mengutip sebuah video. Enam tersangka telah ditangkap, termasuk yang diduga sebagai informan dan pemasok logistik bagi para penculik, tambahnya.

Operasi penyelamatan gabungan oleh tentara, polisi, dan warga sipil setempat terganggu setelah mereka menemukan alat peledak rakitan yang ditanam oleh para penyerang, ⁠menyebabkan beberapa orang terluka, tambah Makinde. Mereka yang terluka ⁠sedang menerima perawatan, katanya.

Penculikan massal oleh kelompok bersenjata telah menjadi tantangan keamanan yang serius di Nigeria dalam beberapa tahun terakhir, dengan geng kriminal memanfaatkan lemahnya keamanan untuk menargetkan pelancong, pelajar, dan masyarakat pedesaan demi uang tunai. Sekolah sering menjadi sasaran, meskipun serangan semacam itu jarang terjadi di wilayah barat daya negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...

Kkorban Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kkorban Gempa NTT Bertambah...

Mahasiswa di Malang Tewas Ditusuk Teman Asrama, Pelaku Ditangkap

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mahasiswa di Malang Tewas D...
Daerah
Memperkuat Upaya Mitigasi P...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.