Shai Gilgeous-Alexander Raih Gelar MVP NBA Kedua Secara Beruntun
Senin, 18 Mei 2026, 08:40 WIBLOS ANGELES â Bintang Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, kembali mencatat sejarah setelah dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) NBA 2026, Senin (18/5).
Penghargaan tersebut menjadi gelar MVP kedua beruntun bagi pemain asal Kanada itu setelah musim lalu ia juga meraih penghargaan serupa sekaligus membawa Thunder menjuarai NBA dan merebut titel MVP Final NBA.
NBA secara resmi mengumumkan kemenangan Gilgeous-Alexander melalui siaran televisi nasional, beberapa jam setelah kabar tersebut lebih dulu bocor melalui laporan ESPN.
Dalam perebutan suara MVP, Gilgeous-Alexander unggul atas bintang muda San Antonio Spurs, Victor Wembanyama, serta pebasket Denver Nuggets, Nikola Jokic.
Pebasket berusia 27 tahun itu memperoleh 83 suara pilihan pertama dari sekitar 100 jurnalis dan penyiar yang mengikuti pemungutan suara MVP NBA di Amerika Utara. Ia menutup voting dengan total 939 poin. Jokic finis di posisi kedua dengan 10 suara pilihan pertama, sedangkan Wembanyama mendapatkan lima suara dan berada di urutan ketiga.
Dalam wawancara setelah pengumuman penghargaan, Gilgeous-Alexander menegaskan keberhasilannya tidak lepas dari kontribusi rekan-rekan setimnya di Oklahoma City.
âKerja keras tentu menjadi kuncinya, juga rasa tidak pernah puas. Tetapi rekan-rekan setim saya selalu mendukung saya setiap malam,â ujar Gilgeous-Alexander kepada Amazon Prime.
âMusim NBA sangat panjang, penuh naik turun, cedera, dan banyak hal lainnya. Mereka selalu siap berjuang bersama saya. Saya tidak mungkin memenangkan 64 pertandingan tanpa mereka.â
Ia juga menilai atmosfer kekeluargaan di ruang ganti Thunder menjadi faktor penting di balik kesuksesan tim musim ini.
âKami sangat menikmati permainan bersama. NBA kadang terasa seperti bisnis dan pekerjaan, tetapi mereka membuat semuanya kembali terasa menyenangkan seperti saat saya masih kecil bermain basket,â lanjutnya.
Gilgeous-Alexander kini masuk dalam kelompok elite berisi hanya 14 pemain dalam sejarah NBA yang mampu memenangi penghargaan MVP secara beruntun.
Sebelumnya, pencapaian serupa terakhir diraih Jokic pada 2021 dan 2022, sementara Giannis Antetokounmpo melakukannya pada 2019 dan 2020. Nama-nama besar lain seperti Stephen Curry, LeBron James, Michael Jordan, Magic Johnson, dan Larry Bird juga pernah meraih MVP beruntun.
Musim ini, Gilgeous-Alexander tampil luar biasa dengan rata-rata 31,1 poin dan 6,6 assist per pertandingan. Penampilan impresifnya membantu Thunder mencatat rekor 64 kemenangan dan 18 kekalahan sekaligus finis sebagai pemuncak Wilayah Barat.
Keberhasilan Gilgeous-Alexander juga memperpanjang dominasi pemain internasional dalam perebutan gelar MVP NBA. Pemain Amerika Serikat terakhir yang memenangi penghargaan tersebut adalah James Harden pada 2018.
Thunder kini bersiap menghadapi Spurs dan Wembanyama pada gim pertama final Wilayah Barat, Senin waktu setempat. Gilgeous-Alexander menegaskan timnya tidak akan meremehkan lawan.
âMereka tim yang sangat bagus dan terus berada tepat di belakang kami sepanjang musim. Kami sama sekali tidak menganggap enteng mereka,â katanya.
âUntuk bisa melangkah sejauh ini, sebuah tim harus benar-benar kuat. Bagi kami, yang terpenting adalah memainkan basket dengan identitas kami sendiri pada level tertinggi. Jika kami bisa melakukannya, kami siap menerima hasil apa pun.â
- MVP NBA
- Shai Gilgeous-Alexander
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kemenkum Harmonisasi Ranperda BMD Bangka Selatan, Perkuat SPIP dan Manajemen Risiko di Babel
-
Rumus Baru Upah Minimum: Inflasi + Pertumbuhan Ekonomi x Alfa
-
Pemkot Tegaskan Perayaan Natal di Kota Bandung Kondusif
-
Menteri Hak Asasi Manusia: Indonesia Resmi Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Gilgeous-Alexander, Wembanyama, dan Jokic Masuk Finalis MVP NBA
-
Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat Kejar Ketertinggalan sekaligus Dorong Pendidikan Teknologi
-
Mantan Menag Yaqut Kalah di Pengadilan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.