Bobby Nasution Tegaskan Ketahanan Pangan Tugas Pemerintah Hingga Tingkat Desa

Rabu, 29 Jul 2026, 01:25 WIB

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menegaskan bahwa pemenuhan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab mendasar pemerintah dari tingkat nasional hingga ke struktur pemerintahan desa, Selasa (28/7).

"Karena itu, ketahanan pangan menjadi tanggung jawab pemerintah di seluruh tingkatan," kata Bobby usai menghadiri penutupan pelatihan dan pendidikan Tani Merdeka Sumut-Aceh di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumut, Selasa.

Ket. Foto: Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (ketiga kiri) menghadiri penutupan pendidikan dan pelatihan Tani Merdeka Sumut-Aceh Angkatan IV di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumut, Selasa (28/7). — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Sumut

Ia mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar dan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala keluarga, tetapi pemerintah mulai tingkat desa hingga nasional.

Presiden RI Prabowo Subianto, kata Bobby, telah menjadikan persoalan ketahanan pangan sebagai salah satu program prioritas pemerintah.

Program tersebut harus dipastikan dapat diimplementasikan hingga ke tingkat paling bawah dan dipahami oleh masyarakat.

"Tugas kita adalah bagaimana program presiden ini bisa terimplementasi, bisa sampai ke tingkat paling bawah, dan dipahami," ujar dia.

Gubernur juga menilai berbagai program Presiden Prabowo, termasuk sektor pertanian telah berjalan dengan baik dan menunjukkan hasil, seperti penyerapan hasil panen.

Data Perum Bulog hingga 24 Juli 2026, menyatakan telah menyerap sebanyak 3,5 juta ton setara beras hasil panen petani dalam negeri atau sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton.

"Hari ini kami melihat program-program sudah dilakukan oleh bapak Presiden sejalan semua, termasuk di bidang pertanian. Kita tahu data-data bagaimana penyerapan petani hari ini sudah sangat baik,” kata Bobby.

Pihaknya juga mengajak Tani Merdeka terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, khusus menjalankan berbagai program sektor pertanian.

"Nanti dengan Tani Merdeka, mungkin bisa kita kolaborasikan program-programnya. Karena kami yakin semuanya sudah ada expert (pakar)nya disana," kata Bobby.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Sumut Gusmiyadi mengapresiasi Gubernur Sumut Bobby Nasution atas dukungan terhadap sektor pertanian.

Ia juga mendukung, penerapan zonasi pertanian dan peternakan di Sumatera Utara karena dinilai sebagai langkah strategis bagi pembangunan sektor pangan di daerah.

Dia menyampaikan, Sumatera Utara gagal menjadi tuan rumah Pekan Nasional Petani Nelayan 2029, dan sebagai gantinya Sumut menjadi tuan rumah pertemuan petani se-Indonesia.

"Kita pastikan Sumatera Utara akan menjadi basis konsolidasi kaum petani di seluruh Indonesia,” kata Gusmiyadi

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.