FIFA dan Iran Gelar Pertemuan Positif Bahas Persiapan Piala Dunia 2026
📅 Senin, 18 Mei 2026, 05:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPARIS — FIFA dan Federasi Sepak Bola Iran menggelar pertemuan yang disebut berlangsung “konstruktif” dan “sangat baik” terkait persiapan tampil di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyampaikan hal tersebut setelah pertemuan dengan federasi Iran di Istanbul, Minggu (17/5) waktu setempat.
Iran dijadwalkan memainkan seluruh laga fase grup mereka di Amerika Serikat meski situasi geopolitik di Timur Tengah masih memanas akibat konflik yang berlangsung di kawasan tersebut.
“Kami menjalani pertemuan yang sangat baik dan konstruktif bersama Federasi Sepak Bola Iran,” ujar Grafstrom.
“Kami bekerja sangat dekat dan menantikan kedatangan mereka di Piala Dunia. Kami juga membahas sejumlah hal operasional sebagaimana dilakukan bersama setiap asosiasi anggota FIFA.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Grafstrom menambahkan FIFA dan federasi Iran sama-sama puas dengan hasil pembicaraan tersebut serta optimistis menyambut kehadiran Team Melli di turnamen tahun depan.
Sebelumnya, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, sempat mengungkapkan bahwa visa untuk tim nasional Iran belum diterbitkan. Namun ia juga menyebut pertemuan di Istanbul berjalan positif.
“Kami membahas kekhawatiran yang ada dan menyampaikan komitmen bersama demi memastikan partisipasi Team Melli berjalan lancar,” kata Taj.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertemuan itu berlangsung di markas Federasi Sepak Bola Turki ketika tim Iran tengah bersiap menjalani pemusatan latihan di Turki sebelum bertolak ke Amerika Serikat.
Iran berencana melakoni dua laga uji coba di Antalya. Salah satunya telah dipastikan menghadapi Tim Nasional Gambia pada 29 Mei.
Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, membawa 30 pemain ke pemusatan latihan. Jumlah tersebut nantinya akan dipangkas menjadi 26 pemain sesuai regulasi Piala Dunia.
Striker Mehdi Taremi masuk dalam daftar skuad. Namun nama penyerang senior Sardar Azmoun justru tidak dipanggil.
Azmoun, yang telah mencetak 57 gol untuk tim nasional dan pernah memperkuat Bayer Leverkusen serta AS Roma, sebelumnya dikenal vokal mendukung demonstran anti-pemerintah di Iran.
Ia baru-baru ini dituduh melakukan “pengkhianatan” oleh media pemerintah Iran setelah fotonya bersama Emir Dubai tersebar pada Maret lalu. Saat ini Azmoun bermain dan tinggal di Uni Emirat Arab.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!