Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kaum Muda Kukar Diberi Pelatihan agar Siap Kerja supaya Menekan Pengangguran

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 06:02 WIB | Oleh:
Kaum Muda Kukar Diberi Pelatihan agar Siap Kerja supaya Menekan Pengangguran Doc: ist
Ket. menekan pengangguran

JAKARTA – Berbagai pelatihan diberikan kepada angkatan kerja Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, agar mereka siap kerja. Tujuannya untuk menekan angka pengangguran.

"Selain rutin menjalankan program Kukar Siap Kerja, pemda juga menyediakan Klinik Wirausaha Mandiri agar masyarakat bisa membuka lapangan kerja sendiri, produktif, dan dapat mandiri secara ekonomi," kata Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Sabtu.

Melalui program Kukar Siap Kerja, sudah lebih dari 4.000 warga sudah dilatih dan bersertifikat hingga akhir 2024, menuju target 6.000 orang sampai 2026.

Mereka yang telah mendapat pelatihan rata-rata sebanyak 1.200 orang per tahun yang diprioritaskan dari warga dari keluarga kurang mampu, yakni mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial.

Program Kukar Siap Kerja dilakukan kerja asma dengan perusahaan, sehingga tingkat penyerapan kerja cukup tinggi, seperti untuk pelatihan vokasi, sebagian besar peserta langsung diterima di perusahaan besar, bahkan multinasional dengan beragam keterampilan seperti mengelas, alat berat, otomotif, dan jasa.

Perusahaan bersedia merekrut karena selain adanya sertifikasi juga melihat keterampilan yang dimiliki peserta, karena pelatihan yang dilakukan sesuai kebutuhan industri setempat baik las, pertambangan, perkebunan, konstruksi, jasa, alat berat dan lainnya.

"Melalui Kukar Siap Kerja, maka hal ini dapat menekan angka pengangguran yang dampkanya kemudian adalah menurunkan jumlah warga miskin seiring dengan adanya atau bahkan bertambahnya pendapatan warga," katanya.

Sementara bidang pelatihan dengan tingkat keberhasilan penyerapan kerja tertinggi di program Kukar Siap Kerja antara lain pelatihan teknik dan pertambangan dengan tingkat penyerapan pasar kerja antara 90-95 persen.

Jenis pelatihan yang dikuasai oleh peserta meliputi operator alat berat, pengelasan, permesinan, dan teknik listrik. Keterampilan ini dibutuhkan karena banyak perusahaan tambang dan kontraktor di Kukar.

Di sektor perkebunan dan pertanian, tingkat penyerapan hasil pelatihan sebesar 75-85 persen, meliputi pengolahan kelapa sawit, pemeliharaan tanaman, dan manajemen kebun, karena Kukar adalah daerah perkebunan besar sehingga banyak perusahaan sawit yang butuh tenaga terampil.

Di bidang konstruksi, tingkat penyerapan peserta pelatihan sebesar 70-80 persen, dengan keterampilan tukang batu, tukang besi, pengecatan, dan gambar bangunan, karena pembangunan infrastruktur di Kukar terus berjalan, terlebih dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Berkat berbagai program yang digulirkan, termasuk program Kukar Siap Kerja, maka tingkat pengangguran ikut turun, dari 4,4 persen pada 2025, turun menjadi 3,85 persen pada 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Hilirisasi Harus Berbasis p...
Megapolitan
Jakarta Punya Semua, Tak Bo...
Nasional
Kawasan Industri Hijau Baka...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Serukan Damai ...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

SAR Gabungan Evakuasi 6 Mahasiswa dari Medan Curam Goa Kalibbong Alloa

SAR Gabungan Evakuasi 6 Mahasiswa dari Medan Curam Goa Kalibbong Alloa

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.