Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Evakuasi Pendaki yang Jatuh ke Jurang 40 meter di Gunung Muria

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 16:35 WIB | Oleh:
BPBD Evakuasi Pendaki yang Jatuh ke Jurang 40 meter di Gunung Muria Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Pegunungan Muria.

KUDUS -- BPBD Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bersama tim gabungan mengevakuasi seorang pendaki yang terjatuh ke jurang sedalam 40 meteran di jalur pendakian Argopiloso, Gunung Muria Kudus dalam kondisi selamat dan mengalami patah tulang kaki, Kamis.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kudus Any Wilianti di Kudus, Kamis, mengatakan peristiwa tersebut bermula saat tiga pemuda melakukan pendakian tektok menuju puncak Argopiloso untuk melihat matahari terbit.

"Ketiganya berangkat dari rumah sekitar pukul 03.00 WIB menggunakan dua sepeda motor. Sesampainya di kawasan wisata Rejenu sekitar pukul 03.10 WIB, mereka langsung mendaki menuju puncak Argopiloso," ujarnya.

Saat tiba di tanjakan di atas Pos IV, salah satu pendaki bernama Jonathan diduga mengalami kelelahan. Ketika melewati tanjakan akar pohon, korban kehilangan konsentrasi hingga terjatuh ke dalam jurang.

Korban diketahui berusia 20 tahun dan merupakan warga Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Dua rekannya, yakni Akbar Fachri Fachruddin dan Zaki, sempat memanggil korban dan masih mendapatkan respons dari dalam jurang.

Selanjutnya, salah satu rekan korban turun ke basecamp untuk melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar, perangkat desa, dan BPBD Kudus.

Mendapat laporan adanya kejadian membahayakan nyawa di jalur pendakian Gunung Muria, tim BPBD Kudus yang dipimpin Any Wilianti bersama Kasi Kedaruratan BPBD Kudus Ahmad Munaji dan tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi.

Sekitar pukul 10.00 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, korban mengalami patah tulang kaki akibat terjatuh dari jalur pendakian ke dalam jurang.

"Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan selanjutnya dilakukan proses evakuasi oleh tim gabungan," ujarnya.

Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Pos SAR Jepara, Satgas Destana Japan, Relawan Sedulur Dawe, TNI/Polri, Puskesmas Rejosari, FRPB Kudus, MDMC Kudus, SAR LPBI NU, GRI Unit Kudus, Badak Rescue, Mapala, relawan gabungan, serta warga sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Megapolitan
Pemprov Jakarta Janji Optim...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.