Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanpa Jembatan Ini, Sekolah Rakyat Brebes Bisa Molor! Menteri PU Langsung Sidak

📅 Sabtu, 16 Mei 2026, 16:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tanpa Jembatan Ini, Sekolah Rakyat Brebes Bisa Molor! Menteri PU Langsung Sidak Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan jembatan Bailey pendukung Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes, Jawa Tengah

BREBES– Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau Jembatan Bailey di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Brebes, Kamis (14/5). Peninjauan dilakukan untuk memastikan jembatan siap mendukung pengangkutan material dan alat berat bagi pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Kabupaten Brebes.

Menteri Dody memastikan kondisi jembatan aman dilalui kendaraan konstruksi berbeban berat selama proses pembangunan berlangsung.

“Jembatan ini memang harus diperkuat karena yang melintas kendaraan berat untuk kebutuhan konstruksi. Alhamdulillah penguatan sudah mulai dilakukan dan ditargetkan selesai dalam beberapa hari,” kata Dody di lokasi.

Ia meminta struktur jembatan dipantau secara berkala agar operasional tetap aman. Jika terdeteksi perubahan atau pergerakan struktur, kegiatan harus dihentikan sementara untuk perbaikan.

“Prosedurnya sama seperti yang kami lakukan di Aceh dan Sumatera Utara untuk jembatan darurat sambil menunggu jembatan permanen selesai,” jelasnya.

Jembatan Bailey sepanjang 90 meter dan lebar 4 meter itu dirancang menahan beban hingga 25 ton. Pembangunannya merupakan hasil kerja sama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta dengan Ditjen Prasarana Strategis.

Keberadaan jembatan ini penting untuk mengangkut lebih dari 2.000 ton struktur baja serta melancarkan lalu lintas truk mixer untuk pengecoran.

Dody menegaskan, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi prioritas seluruh unit di Kementerian PU sebagai bentuk dukungan terhadap program pendidikan pemerintah.

“Dengan penguatan jembatan ini, kami harap progres Sekolah Rakyat Brebes bisa kembali dikejar dan selesai sesuai target Juni. Terima kasih kepada Ditjen Bina Marga dan Prasarana Strategis atas kerja samanya,” ujarnya.

Sekolah Rakyat Brebes dibangun menggunakan APBN 2025–2026 dengan nilai kontrak Rp244,69 miliar. Proyek ini meliputi kawasan pendidikan terpadu seluas 27.372 m², yang mencakup gedung SD, SMP, SMA, asrama siswa, rusun guru, kantin, masjid, aula, dan sarana olahraga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Akhirnya Warga Swiss Menola...

Profesor ITS Kembangkan Limbah Aluminium sebagai Sumber Energi

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Profesor ITS Kembangkan Lim...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Akhirnya Warga Swiss Menolak Usulan Pembatasan Populasi  10 Juta Jiwa

Akhirnya Warga Swiss Menolak Usulan Pembatasan Populasi 10 Juta Jiwa

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.