Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sumedang Terapkan QRIS untuk Parkir, Cegah Kebocoran Retribusi Daerah

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sumedang Terapkan QRIS untuk Parkir, Cegah Kebocoran Retribusi Daerah Doc: Antara
Ket. Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Sumedang, Jawa Barat, saat memetakan dan mengukur sejumlah titik parkir yang berada di wilayahnya.

Sumedang - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mulai menguji coba penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran jasa layanan parkir untuk meminimalisasi potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir.

Kepala Dishub Sumedang Herman Suwandi menjelaskan bahwa pihaknya mulai menerapkan uji coba ini sebagai upaya meningkatkan transparansi dan efektivitas penerimaan retribusi parkir di Kabupaten Sumedang.

“Sekarang kami sedang mencoba penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk pembayaran jasa layanan parkir,” katanya dalam keterangan di Sumedang, Jumat (15/5).

Ia menyebut penerapan tahap awal QRIS kepada dua juru parkir yang bertugas di Jalan Mayor Abdulrahman, tepatnya di kawasan depan Rumah Makan Tahu Palasari.

Dishub Sumedang mengevaluasi pelaksanaan uji coba tersebut dan akan memperluas penerapan ke seluruh juru parkir apabila mendapat respons positif dari masyarakat.

“Kalau masyarakat ternyata banyak yang tertarik menggunakan QRIS untuk pembayaran parkir, maka ke depan pola ini akan diterapkan juga kepada seluruh juru parkir,” ujarnya.

Herman menuturkan bahwa penggunaan tersebut dapat mempermudah masyarakat, terutama pengguna jasa parkir yang tidak membawa uang tunai atau uang receh saat bertransaksi.

“Jadi, ketika pengguna jasa parkir tidak membawa uang tunai atau tidak memiliki uang receh, mereka tetap bisa melakukan pembayaran melalui QRIS,” katanya.

Dishub Sumedang meyakini bahwa penerapan pembayaran digital tersebut dapat meningkatkan transparansi penerimaan retribusi parkir sekaligus mendongkrak PAD Kabupaten Sumedang.

“Kalau pembayaran dilakukan menggunakan QRIS, kami optimistis pendapatan dari sektor retribusi parkir bisa lebih meningkat. Mudah-mudahan langkah ini bisa memberikan kemudahan sekaligus kepuasan bagi masyarakat,” katanya.

Dishub Sumedang mendorong digitalisasi pembayaran parkir melalui QRIS sebagai langkah awal pembenahan tata kelola retribusi agar lebih tertib, transparan, dan meningkatkan PAD daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wakil Ketua DPR Dengarkan Aspirasi Guru TK

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Wakil Ketua DPR Dengarkan A...

Bekasi Berupaya Keras Mendisiplinkan ASN

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Bekasi Berupaya Keras Mendi...
Megapolitan
Tangerang Darurat, 12 Kecam...

BMKG Intensifkan Modifikasi Cuaca

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
BMKG Intensifkan Modifikasi...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.