Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rupiah Anjlok ke Rp17.606 per Dolar AS, Bank Indonesia Siapkan Intervensi di Tiga Pasar

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 14:10 WIB | Oleh:
Rupiah Anjlok ke Rp17.606 per Dolar AS, Bank Indonesia Siapkan Intervensi di Tiga Pasar Doc: ANTARA
Ket. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami pelemahan pada perdagangan Jumat (15/5). Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda ditutup di level Rp17.606 per dolar AS atau melemah 77 poin setara 0,44 persen dibanding perdagangan sebelumnya.

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami pelemahan pada perdagangan Jumat (15/5). Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda ditutup di level Rp17.606 per dolar AS atau melemah 77 poin setara 0,44 persen dibanding perdagangan sebelumnya.

Pelemahan ini melanjutkan tren tekanan terhadap rupiah dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, kurs rupiah sempat menyentuh level Rp17.500 per dolar AS sebelum sempat menguat ke posisi Rp17.475 pada Rabu (13/5).

Pergerakan rupiah tersebut sejalan dengan tekanan yang juga dialami sejumlah mata uang negara berkembang lainnya. Penguatan dolar AS di pasar global masih menjadi faktor utama yang menekan mata uang regional, termasuk rupiah.

Ekonom Pasar Global Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menjelaskan pelemahan rupiah dipicu aksi jual saham oleh investor asing menjelang pengumuman indeks Morgan Stanley Capital International.

Menurut dia, investor asing cenderung mengambil langkah hati-hati sambil menunggu hasil evaluasi indeks global tersebut. Kondisi ini turut memengaruhi arus modal asing di pasar keuangan domestik.

Selain itu, Myrdal menilai ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Selat Hormuz juga menjadi faktor pendorong penguatan dolar AS. Konflik yang belum mereda membuat pelaku pasar mencari aset aman.

Ia menambahkan, investor asing juga melakukan antisipasi terhadap libur panjang Kenaikan Yesus Kristus yang berlangsung pekan ini. Momentum libur panjang dinilai turut memengaruhi aktivitas perdagangan di pasar keuangan domestik.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan tekanan terhadap rupiah juga dipengaruhi meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah.

Menurut Destry, eskalasi konflik tersebut telah mendorong kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi global ke depan.

"Konflik di timur tengah yang masih berlangsung dengan intensitas yang meningkat sehingga mendorong naiknya harga minyak dan ketidakpastian global," ujar Destry.

Di tengah tekanan tersebut, Bank Indonesia memastikan akan terus hadir di pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Langkah stabilisasi dilakukan melalui berbagai instrumen moneter yang dimiliki bank sentral.

Intervensi dilakukan di pasar spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), hingga Non Deliverable Forward (NDF). Langkah ini diharapkan mampu meredam volatilitas berlebihan dan menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap rupiah.

Analis menilai arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek masih sangat bergantung pada perkembangan geopolitik global, kebijakan suku bunga AS, serta arus modal asing ke pasar domestik. Pemerintah dan otoritas moneter diharapkan terus menjaga koordinasi agar stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah tekanan eksternal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Polisi Vietnam Sita 500 Kuc...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.