Judol Rusak Mental Anak, Literasi Digital Harus Dimulai dari Rumah
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 12:28 WIB | Oleh: Tim RedaksiJAKARTA– Fenomena judi online yang kian adiktif di berbagai kalangan, termasuk anak-anak, dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Dampak kecanduan dinilai merusak mental dan pola pikir generasi muda.
Mahasiswa doktoral Universitas Airlangga Surabaya, Frederik M Gasa, mengatakan anak-anak yang kecanduan judi online akan menganggap uang bisa didapat dengan cara instan hanya lewat gawai.
"Mental dan mindset anak-anak akan semakin rusak karena menganggap bahwa sesuatu hal terutama dalam mendapatkan uang bisa ditempuh dengan cara-cara instan, hanya dengan memainkan jari lewat gawai sembari berharap keberuntungan menghampiri," ujar Frederik, Kamis (14/5).
Ia menyoroti, bukannya untung, anak justru buntung karena kalah berkali-kali. Uang jajan hingga uang sekolah pun bisa habis untuk judi online.
"Betapa mirisnya potret masa depan generasi yang digadang-gadang jadi generasi emas ini,"ujar Pengajar Komunikasi Politik dan Literasi Digital Universitas Bina Nusantara (Binus) Malang
Sebaiknya Anda baca juga:
Literasi Digital Tak Cukup Lewat Blokir
Frederik menilai pemerintah perlu memaksa literasi media dan literasi digital dipahami mulai dari rumah, sekolah, hingga masyarakat. Menurutnya, situs judi online tidak akan hilang hanya dengan pemblokiran.
"Situs judi online sama halnya dengan informasi yang datang silih berganti di beranda media sosial kita. Ia tidak akan hilang hanya dengan sekedar memblokir. Ia akan selalu hadir di ruang-ruang media sosial kita," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika masyarakat tidak aware dan tidak melek bahayanya, ia menilai praktik judi online akan terus menghantui.
Membasmi Judol Butuh Aksi Bersama
Frederik menegaskan pemberantasan judi online tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat juga harus naik kelas dalam memahami bahaya media sosial dan situs judi online.
"Kebiasaan kita dalam bermedia sosial akan menentukan algoritma kita. Algoritma kita akan sehat jika dilatih," katanya.
Ia
menyarankan tiga langkah sederhana untuk menjaga algoritma tetap sehat:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!