Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Habib Jafar: Sakit Kanker Selama 7 Tahun Jadi Penggugur Dosa Vidi Aldiano

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 14:05 WIB | Oleh:
Habib Jafar: Sakit Kanker Selama 7 Tahun Jadi Penggugur Dosa Vidi Aldiano Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Penceramah Husein Ja’far Al Hadar atau yang dikenal sebagai Habib Jafar menghadiri prosesi pemakaman penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) pagi.

JAKARTA - Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) pagi. Sejumlah keluarga, rekan artis, hingga penggemar hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada musisi yang wafat pada usia 35 tahun tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jenazah Vidi Aldiano tiba di area pemakaman sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelumnya, jenazah sempat disemayamkan di rumah duka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, sebelum diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

Area pemakaman dipadati para pelayat yang datang sejak pagi hari. Mereka terdiri dari keluarga besar, sahabat dekat, rekan sesama artis, serta para penggemar yang ingin mengantar kepergian pelantun lagu "Status Palsu" itu untuk terakhir kalinya.

Salah satu tokoh publik yang turut hadir dalam prosesi pemakaman adalah penceramah Husein Ja’far Al Hadar atau yang dikenal sebagai Habib Jafar. Ia terlihat mengikuti jalannya pemakaman hingga selesai bersama para pelayat lainnya.

Usai prosesi pemakaman, Habib Jafar menyampaikan kesaksiannya mengenai sosok Vidi Aldiano kepada awak media. Ia menilai wafatnya Vidi pada bulan Ramadan menjadi salah satu pertanda baik bagi almarhum.

"40 orang menyaksikan bahwa beliau orang baik, itu adalah pertanda beliau insyaallah diterima di surga-Nya Allah," ujar Habib Jafar di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3).

Habib Jafar juga menilai bahwa kepergian Vidi pada bulan Ramadan memiliki makna tersendiri. Menurutnya, Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan bagi umat Muslim.

"Kemudian ini hari baik, bulan baik, bulan Ramadan. Hari diturunkannya Al-Qur'an, insyaallah beliau naik ke sisi Allah bersama Al-Qur'an yang dibacanya," katanya.

Ia juga menyebut bahwa selama ini Vidi kerap berbagi cerita mengenai aktivitas ibadahnya. Bahkan, menurutnya, penyanyi tersebut sering memperbarui kabar terkait bacaan Al-Qur'an dan ibadah yang dijalaninya.

"Karena beliau selalu meng-update bagaimana ibadahnya, bacaan Al-Qur'annya kepada saya," lanjutnya.

Habib Jafar turut menyinggung perjuangan panjang Vidi Aldiano dalam melawan penyakit kanker ginjal selama beberapa tahun terakhir. Ia meyakini penderitaan yang dialami selama masa sakit dapat menjadi penggugur dosa bagi almarhum.

"Beliau selama tujuh tahun mengalami rasa sakit, yang itu penggugur dosanya insyaallah, sehingga pulang dalam keadaan sebaik-baiknya manusia ketika pulang ke haribaan Allah," tuturnya.

Sebagai penutup, Habib Jafar kembali menyampaikan kesaksiannya mengenai pribadi Vidi Aldiano. Ia mengenang almarhum sebagai sosok yang baik dan memberikan kesan mendalam bagi orang-orang di sekitarnya.

"Saya cuman bisa bersaksi bahwa Vidi Aldiano yang saya kenal selama beberapa tahun ini sebagai orang yang sangat baik. Saya bersaksi bahwa beliau orang baik," tutup Habib Jafar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.