Inggris Hentikan Visa Studi dari Empat Negara, Cegah Mahasiswa Ajukan Suaka
📅 Sabtu, 07 Mar 2026, 14:23 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AFP
LONDON -Pemerintah Inggris telah memberlakukan "rem darurat" pada visa untuk pelajar dari Afghanistan, Kamerun, Myanmar, dan Sudan, sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya sebagai lonjakan permintaan suaka dari orang-orang yang tiba di Inggris untuk belajar.
Dalam perubahan aturan imigrasi yang diumumkan pada hari Selasa (3/3), Inggris juga akan menghentikan pemberian visa kerja kepada warga negara Afghanistan.
Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood mengatakan larangan tersebut – yang pertama dari jenisnya – dirancang untuk menutup jalur belakang untuk mengajukan permohonan suaka.
"Inggris akan selalu memberikan perlindungan kepada orang-orang yang melarikan diri dari perang dan penganiayaan, tetapi sistem visa kami tidak boleh disalahgunakan," katanya dalam sebuah pernyataan , dikutip dari Radio France Internastionale (rfi).
"Itulah mengapa saya mengambil keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menolak visa bagi warga negara yang berupaya memanfaatkan kemurahan hati kita."
Sebaiknya Anda baca juga:
Perubahan ini merupakan upaya terbaru pemerintah sayap kiri tengah untuk memperketat aturan imigrasi dan suaka, sementara para pesaingnya di sayap kanan menggunakan isu ini untuk menggalang dukungan.
Statistik Visa Pelajar
Kebijakan baru ini akan berlaku mulai 26 Maret.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Kementerian Dalam Negeri, jumlah orang yang mengajukan suaka setelah tiba di Inggris dengan visa atau izin yang sah telah meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam lima tahun terakhir. Sekitar 39.000 klaim tersebut diajukan tahun lalu, sehingga totalnya menjadi 133.760 sejak 2021
Kementerian tersebut mengatakan orang-orang dari Afghanistan, Kamerun, Myanmar, dan Sudan merupakan "proporsi di atas rata-rata" dari pencari suaka yang ditampung dengan biaya publik, dan melaporkan bahwa klaim oleh mahasiswa dari keempat negara tersebut telah melonjak.
Data resmi dari tahun 2025 menunjukkan bahwa lima negara dengan jumlah pemohon suaka terbanyak adalah Pakistan, Eritrea, Iran, Afghanistan, dan Bangladesh.
Pemerintah melaporkan peningkatan jumlah permohonan dari Pakistan dan Bangladesh khususnya, dengan lebih dari 80 persen pemohon dari negara-negara ini meminta suaka setelah tiba di Inggris dengan izin kerja, studi, atau izin lainnya. Sebaliknya, 83 persen pemohon dari Afghanistan tiba tanpa dokumen.
Sebanyak 12.578 orang mengajukan permohonan suaka tahun lalu setelah datang ke Inggris dengan visa pelajar, menurut statistik pemerintah. Jumlah yang lebih tinggi – 13.557 – mengajukan permohonan saat menggunakan visa kerja.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!