Judol Rusak Mental Anak, Literasi Digital Harus Dimulai dari Rumah
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 12:28 WIB | Oleh: Tim Redaksi1. Abaikan konten dan situs yang tidak relevan dengan kita.
2. Unfollow semua akun yang terindikasi scam atau bot karena akan mempengaruhi algoritma.
3. Fokus pada akun atau situs yang membantu kita tetap produktif.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak berusia di bawah 10 tahun. Angka ini menjadi alarm serius bagi masa depan generasi muda.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Judi online adalah scam yang sistemnya memastikan pemain hampir selalu rugi dan kalah dalam jangka panjang," kata Meutya dalam kegiatan Indonesia GOID Menyapa Gass Pol Tolak Judol di Medan, Rabu (13/5).
Untuk itu, lanjut Meutya, semua pihak harus menjadi garda edukasi, saling mengingatkan, serta melindungi keluarga dan anak-anak kita dari maraknya praktik ilegal tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!