Italian Open: Sinner Pecahkan Rekor Djokovic, Melenggang ke Semifinal
📅 Jumat, 15 Mei 2026, 00:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraROMA- Jannik Sinner terus menunjukkan dominasinya setelah melaju ke semifinal Italian Open sekaligus memecahkan rekor kemenangan beruntun terbanyak di ajang Masters 1000.
Petenis nomor satu dunia itu menundukkan Andrey Rublev dua set langsung 6-2, 6-4 pada hari Kamis (14/5) waktu setempat di Foro Italico, Roma. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ke-32 secara beruntun bagi Sinner di turnamen level Masters 1000 ATP.
Catatan itu membuat Sinner melampaui rekor sebelumnya milik Novak Djokovic yang membukukan 31 kemenangan beruntun pada 2011.
“Saya tidak bermain untuk mengejar rekor, saya bermain untuk cerita saya sendiri,” ujar Sinner seusai pertandingan. “Namun tentu saja ini sangat berarti bagi saya. Besok akan menjadi hari baru dengan lawan yang berbeda.”
Rublev menjadi unggulan pertama yang dihadapi Sinner di turnamen tahun ini, tetapi petenis Italia tersebut tampil terlalu kuat di hadapan publik tuan rumah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sinner langsung mematahkan servis Rublev pada gim pertama di kedua set. Sementara petenis Russia itu tampil kurang konsisten dengan melakukan 28 unforced error hanya dalam 18 gim pertandingan.
Salah satu momen terbaik Sinner hadir lewat pukulan dropshot silang yang memukau untuk merebut break keempatnya dan unggul 4-1 di set kedua, keunggulan yang akhirnya terlalu sulit dikejar Rublev.
“Saya rasa kami berdua tidak bermain dalam level terbaik hari ini, tetapi kondisi di sini memang sangat sulit,” kata Sinner mengenai cuaca berangin dan berubah-ubah di Roma. “Saya hanya mencoba beradaptasi sebaik mungkin dan tentu saya senang dengan hasil ini.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Di semifinal, Sinner berpeluang menghadapi Daniil Medvedev, juara Italian Open 2023, yang dijadwalkan menghadapi lucky loser asal Spanyol Martin Landaluce pada sesi malam.
Dengan absennya rival utama Carlos Alcaraz akibat cedera, Sinner kini menjadi favorit kuat untuk menjadi petenis Italia pertama yang menjuarai turnamen Roma dalam 50 tahun terakhir. Penampilannya juga membuat peluang meraih Career Grand Slam di Prancis Open semakin terbuka.
Sementara itu di sektor putri, Iga Świątek akan mencoba melangkah ke final pertamanya tahun ini saat menghadapi Elina Svitolina pada laga penutup di centre court.
Juara enam gelar Grand Slam tersebut sempat mengalami masa sulit di lapangan tanah liat sejak meraih gelar French Open keduanya dua tahun lalu. Namun di Roma, Świątek mulai kembali menemukan performa terbaiknya.
Sejak susah payah mengalahkan Caty McNally di putaran kedua, Świątek hanya kehilangan tujuh gim dalam tiga pertandingan berikutnya.
Petenis berusia 24 tahun itu juga baru bekerja sama dengan Francisco Roig, mantan pelatih legenda tenis tanah liat Rafael Nadal, setelah menjalani awal musim yang kurang mulus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!