Solok Punya Peran Strategis, Produksi Bawang 500 Ton Per Hari, Surplus 16 Juta Ton Beras
📅 Kamis, 14 Mei 2026, 12:53 WIB | Oleh: Tim RedaksiAndriko menekankan pentingnya pengawasan residu pestisida pada sayur dan buah. Bapanas mendorong penguatan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah dan pemanfaatan rapid test kit untuk uji cepat di lapangan.
“Pangan aman itu amanah undang-undang. Produk pangan tidak boleh membahayakan kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Bapanas juga mendorong hasil pertanian Solok terkoneksi dengan program Makan Bergizi Gratis agar terserap langsung oleh dapur penyedia pangan daerah.
Audiensi ini diharapkan jadi langkah awal penguatan sinergi pusat-daerah untuk mendukung swasembada pangan, stabilisasi harga, dan pengembangan kawasan pertanian berbasis potensi lokal di Solok.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!