Kreatif! Warga Jakarta Timur Sulap Sampah Rumah Tangga Jadi Kerajinan Tangan Bernilai Jual
📅 Selasa, 12 Mei 2026, 18:07 WIB | Oleh: Opik"Kalau ibunya teredukasi, maka lingkungan dan generasi berikutnya juga akan ikut terselamatkan," ucap Siti.
Para instruktur yang mengajar di sanggar tersebut juga datang secara sukarela untuk berbagi ilmu tanpa meminta bayaran.
Selain membuat kerajinan tangan, warga juga mengelola lahan kosong seluas 700 meter persegi untuk memproduksi kompos dan pupuk organik cair (POC).
Lahan itu juga dimanfaatkan sebagai area urban farming guna mendukung ketahanan pangan lingkungan sekitar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam hal pemasaran, warga aktif mengikuti berbagai bazar mulai tingkat kelurahan, kecamatan, hingga provinsi, termasuk kegiatan yang didukung program CSR perusahaan.
Salah satu bazar yang pernah diikuti yakni di Taman Literasi Kebayoran Baru, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Siti berharap pemerintah dapat memperluas pemasaran produk agar semakin banyak warga yang termotivasi mengolah sampah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto, mengapresiasi program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dijalankan warga RW 12 Kelurahan Malaka Jaya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pemilahan sampah dari sumbernya.
"Tugas kami sekarang memfasilitasi, mempertemukan antara pihak UP2K RW 12 ini dengan pembeli yang ada. Kendalanya memang masih belum banyak pembeli yang tertarik dengan produk-produk UP2K," kata Kelik.
Kelik berharap kelompok UP2K terus melakukan inovasi desain agar produk yang dihasilkan semakin modern dan diminati berbagai kalangan, khususnya generasi muda. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!