Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Murung Raya Bentuk Tim Khusus Awasi Distribusi BBM di Tengah Kelangkaan

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 21:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Murung Raya Bentuk Tim Khusus Awasi Distribusi BBM di Tengah Kelangkaan Doc: Antara
Ket. Bupati Murung Raya Heriyus memimpin rakor masalah BBM di Puruk Cahu, Sabtu (9/10).

Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, membentuk tim khusus (Timsus) yang bertugas untuk mengawasi pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) yang saat ini sulit didapatkan di tingkat pengecer di wilayah setempat.

“Tim khusus ini melibatkan dinas terkait, unsur Forkopimda, serta aparat keamanan,” kata Bupati Murung Raya Heriyus di Puruk Cahu, Minggu (10/5).

Menurut Heriyus, pemkab tidak ingin masyarakat terus terbebani akibat kelangkaan maupun lonjakan harga BBM di tingkat pengecer yang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Kita ingin persoalan ini segera ditangani bersama. Pemkab Murung Raya bersama seluruh pihak terkait harus bergerak cepat mencari solusi agar distribusi BBM kembali normal dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan BBM,” tegas dia.

Heriyus juga meminta seluruh pemangku kepentingan, baik dari pemerintah daerah maupun kecamatan untuk terus melakukan pemantauan di lapangan. Selain itu, memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman serta tidak adanya praktik penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM.

”Kita sama-sama mendengar tadi alasan dari pihak SPBU yang beberapa hari terakhir mengalami kendala karena terlambat distribusi akibat adanya gangguan teknis pada armada pengangkut BBM di perjalanan. Untuk saat ini katanya telah kembali normal dan penyaluran ke SPBU sudah berjalan sebagaimana mestinya,”  jelas Heriyus.

Heriyus juga meminta agar tim khusus yang dibentuk ini melakukan pengawasan terhadap jalur distribusi BBM agar penyalurannya tepat sasaran. Situasi ini tidak boleh dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menaikkan harga secara sepihak sehingga memberatkan masyarakat.

Selain itu Heriyus juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying dan serta tetap mengikuti aturan dan l ketentuan yang berlaku dalam pembelian BBM.

”Saya juga meminta para pelaku usaha maupun masyarakat yang melakukan aktivitas penjualan BBM tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan penimbunan, serta bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelancaran distribusi BBM demi kepentingan masyarakat luas," demikian Heriyus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.