Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Bandang di Bone, Tim SAR Gabungan Upayakan Penanganan secara Intensif

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 21:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Bandang di Bone, Tim SAR Gabungan Upayakan Penanganan secara Intensif Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah anggota tim SAR gabungan membantu mengevakuasi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR – Penanganan secara intensif terhadap banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan terus dilakukan tim gabungan dengan membantu mengevakuasi warga dan menyalurkan bantuan darurat.

"Aparat dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Brimob, Satpol PP, hingga relawan diterjunkan untuk membantu evakuasi warga terdampak dan menyalurkan bantuan darurat di lokasi banjir," kata Kepala Operasional Basarnas Sulsel, Andi Sultan, di Makassar, Sabtu (09/5).

Dia mengatakan banjir yang terjadi akibat hujan deras disertai pasang air laut tersebut merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Tanete Riattang dan Tanete Riattang Timur.

Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai dua meter sehingga aktivitas masyarakat lumpuh dan banyak warga terjebak di dalam rumah.

Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet mengevakuasi warga, terutama lansia, anak-anak, dan warga yang berada di kawasan dengan genangan tinggi seperti Kelurahan Bajoe dan Panyula.

Sejumlah warga juga dipindahkan ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari risiko banjir susulan.

Selain melakukan evakuasi, petugas mendistribusikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, dan kebutuhan darurat lainnya kepada warga terdampak.

Posko siaga bencana didirikan guna memudahkan koordinasi penanganan dan pendataan korban.

Andi Sultan mengatakan banjir dipicu curah hujan tinggi yang bersamaan dengan air laut pasang, sehingga aliran air tersendat dan meluap ke permukiman warga.

Petugas masih bersiaga di sejumlah tempat rawan untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang belum stabil. Dalam peristiwa tersebut, dua warga dilaporkan meninggal dunia.

Pemerintah daerah bersama tim gabungan kini fokus mempercepat penanganan dampak banjir serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

3 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

4 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.