Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uji Coba Perahu Mesin untuk Patroli Sungai di Wilayah Perkotaan Yogyakarta

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uji Coba Perahu Mesin untuk Patroli Sungai di Wilayah Perkotaan Yogyakarta Doc: Antara
Ket. Uji coba perahu mesin tempel untuk patroli kebersihan sungai di Sungai Winongo, Kota Yogyakarta. Jumat (12/6/2026).

Yogyakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melakukan uji coba penggunaan perahu mesin tempel menyusuri Sungai Winongo sebagai langkah awal untuk patroli kebersihan sungai di wilayah perkotaan tersebut.

"Untuk mengontrol supaya orang-orang yang membuang sampah mungkin juga limbah berbahaya ke sungai bisa kita patroli dengan perahu," kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo usai uji coba perahu mesin tempel di Sungai Winongo Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, pada tahap awal perahu mesin tempel akan digunakan untuk patroli kebersihan sungai, mengontrol kebersihan hulu dan hilir, baik sampah maupun limbah berbahaya yang mungkin dibuang ke sungai.

Wali Kota mengatakan, jika perahu itu bisa bergerak lancar menyusuri Sungai Winongo, maka pihaknya akan melibatkan para mahasiswa untuk patroli kebersihan di sungai.

"Setelah itu mahasiswa mau saya ajak, kita gerakan mahasiswa KKN (kuliah kerja nyata) dengan tematik sungai dan mahasiswa pencinta alam ramai-ramai turun ke sungai tapi ada perahunya," katanya.

Bahkan, kata dia, apabila memungkinkan nantinya ada beberapa wisatawan yang diajak untuk menikmati sungai di Kota Yogyakarta, sambil bersih-bersih untuk kemudian bisa dinikmati bersama pemandangan sungai.

Meski demikian, kata dia, mesin tempel yang digunakan dalam uji coba itu belum cocok dengan kondisi Sungai Winongo yang dangkal, karena mesin tempel itu biasanya yang digunakan untuk speedboat kecil.

"Ya, belum cocok dengan sungainya. Jadi saya akan memilih mencari yang cocok untuk sungai tidak terlalu dalam. Kalau perahunya sudah cocok menurut saya, cuma tinggal mesinnya saja yang nanti kita sesuaikan," katanya.

Wali Kota Hasto menceritakan dulu saat bertugas sebagai dokter puskesmas di daerah pedalaman Kalimantan pernah menaiki perahu ketinting dengan mesin tempel serta kondisi sungai kecil dan dangkal.

"Ini masih kita pelajari. Saya mungkin kalau di sini nggak ada, terpaksa beli di Kalimantan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.