Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Budaya Literasi Melalui Layanan Perpustakaan

📅 Senin, 14 Sep 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Perkuat Budaya Literasi Melalui Layanan Perpustakaan Doc: ANTARA/HO-Humas Prokopim Sleman
Ket. Pelajar di Kabupaten Sleman, DIY, menyerbu mobil keliling yang melayani simpan pinjam buku.

SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperkuat budaya literasi masyarakat melalui pengembangan layanan perpustakaan dan berbagai kegiatan yang inklusif, edukatif, serta menyenangkan.

"Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, literasi menjadi semakin penting. Masyarakat tidak cukup hanya mampu membaca dan memperoleh informasi, tetapi juga harus mampu memahami, memilah, mengolah, dan menyampaikan informasi secara bijaksana," kata Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Kunjung Perpustakaan Kabupaten Sleman di Sleman, Senin.

Danang juga menyerahkan penghargaan kepada tiga pemustaka, yakni kategori Pemustaka Penggerak Literasi, Pemustaka Berdampak, dan Pemustaka Cendekia. Penghargaan juga diberikan kepada pemilik naskah kuno atas upaya merawat dan melestarikan warisan budaya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan perpustakaan sebagai rumah pengetahuan dan ruang kreativitas, serta mengapresiasi maraknya keberadaan kafe buku di Sleman sebagai ruang alternatif membaca bagi generasi muda.

​Pada kesempatan itu, Danang menerima buku berjudul Simponi Lereng Merapi: Keajaiban Punglor Sleman yang diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman.

​Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Anton Sujarwa menyampaikan peringatan Hari Kunjung Perpustakaan menjadi momentum untuk memperluas budaya membaca. Menurutnya, perpustakaan memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran sepanjang hayat.

​"Dalam satu tahun terakhir, layanan perpustakaan tercatat telah dikunjungi 12.472 pengunjung, sementara layanan perpustakaan keliling menjangkau sekitar 128.000 pengunjung," ujar Anton.

​Bunda Literasi Sleman Parmilah Harda Kiswaya menambahkan bahwa pegiat literasi juga perlu memiliki kemampuan menginspirasi dan menggerakkan masyarakat.

​"Kami berharap gerakan literasi yang terus berkembang di Kabupaten Sleman dapat membentuk masyarakat yang kritis, kreatif, mandiri, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,' katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.