Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembuktian Keunggulan Aprilia atas Ducati

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 06:51 WIB | Oleh:
Pembuktian Keunggulan Aprilia atas Ducati Doc: Lillian SUWANRUMPHA / AFP
Ket. Pembalap Aprilia Racing asal Italia, Marco Bezzecchi, berkompetisi selama Grand Prix MotoGP Thailand di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram.

PARIS - Dari Jerez menuju Le Mans, MotoGP memasuki salah satu akhir pekan paling penting di awal musim 2026. Sirkuit Bugatti bukan sekadar seri kelima kalender kejuaraan dunia, melainkan arena yang kerap mengubah arah persaingan gelar lewat cuaca tak menentu, tekanan penonton tuan rumah, dan balapan yang sering berakhir penuh drama.

Atmosfer GP Prancis selalu berbeda. Tribun Le Mans hampir selalu dipenuhi ratusan ribu penonton yang datang membawa semangat khas balap Prancis. Tahun lalu, Johann Zarco menciptakan momen bersejarah dengan memenangi balapan kandang dan mengakhiri penantian panjang publik Prancis terhadap kemenangan pembalap lokal di kelas utama. Kini Zarco kembali dengan tantangan baru bersama Honda yang perlahan mulai menunjukkan kemajuan.

Namun sorotan utama justru tertuju kepada Aprilia. Hasil di Jerez memperlihatkan tim pabrikan Italia itu tak lagi bergantung pada satu pembalap. Marco Bezzecchi tampil konsisten dan memperlebar keunggulan klasemen setelah finis kedua di GP Spanyol. Jorge Martin juga mampu bangkit dari posisi start ke-10 untuk finis keempat di depan pendukungnya sendiri.

Yang paling mengesankan adalah kedalaman kekuatan Aprilia. Seluruh motor RS GP mampu finis di enam besar Jerez. Ai Ogura dan Raul Fernandez kembali membawa Trackhouse bersaing di barisan depan sebelum Aprilia mendominasi tes pascalomba sehari kemudian. Situasi ini memperlihatkan bahwa motor mereka kompetitif di berbagai kondisi dan karakter pembalap.

Le Mans pun menjadi ujian besar apakah Aprilia benar-benar siap mengambil alih dominasi MotoGP dari Ducati. Bezzecchi memiliki modal tambahan karena pernah menang di sana pada 2023 ketika masih membela VR46 Ducati. Momentum dan rasa percaya diri kini berada di pihaknya.

Sebaliknya Ducati datang dengan tekanan lebih besar. Akhir pekan Jerez berjalan aneh bagi tim pabrikan. Marc Marquez dan Francesco Bagnaia sempat membawa Ducati mendominasi sprint race dalam kondisi basah, tetapi balapan utama berubah menjadi mimpi buruk. Marquez terjatuh lebih awal, sementara Bagnaia gagal finis akibat masalah teknis.

Akibat hasil itu, Marquez kini tertinggal cukup jauh dari Bezzecchi dalam klasemen. Bagnaia pun membutuhkan akhir pekan bersih agar tidak semakin tertinggal dalam perburuan gelar. Meski demikian, Ducati tetap memiliki catatan kuat di Le Mans. Dalam beberapa musim terakhir, sirkuit ini sangat bersahabat bagi Desmosedici dengan kemenangan yang diraih Danilo Petrucci, Jack Miller, Enea Bastianini, hingga Jorge Martin.

Bagi Yamaha dan Honda, Le Mans menghadirkan harapan emosional. Fabio Quartararo kembali mendapat dukungan penuh publik Prancis meski performa Yamaha belum stabil. Tes di Jerez memberi sedikit sinyal positif terkait setelan motor dan feeling bagian depan, tetapi hasil nyata masih harus dibuktikan di lintasan balap.

Jack Miller juga datang membawa kenangan manis setelah kemenangan dramatisnya di Le Mans 2021 bersama Ducati. Kini situasinya berbeda karena dia membantu pengembangan Prima Pramac Yamaha yang masih mencari arah kompetitif. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.