Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cirebon Energi Prasarana Perkuat Keselamatan Operasional Pembangkit Lewat Implementasi IBM Maximo

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 19:52 WIB | Oleh:
Cirebon Energi Prasarana Perkuat Keselamatan Operasional Pembangkit Lewat Implementasi IBM Maximo Doc: IBM Indonesia
Ket. Pembangkit listrik Cirebon Energi Prasarana (CEPR). Perusahaan ini memplementasikan solusi dari IBM Maximo untuk memperkuat digitalisasi pengelolaan aset, keselamatan kerja, dan efisiensi operasional pembangkit listrik di Indonesia.

JAKARTA — Upaya modernisasi sektor energi nasional terus bergerak seiring meningkatnya tuntutan terhadap keandalan pasokan listrik dan standar keselamatan operasional yang lebih tinggi. Salah satu langkah nyata datang dari Cirebon Energi Prasarana (CEPR), produsen listrik swasta yang beroperasi di Jawa Barat, yang kini mengadopsi sistem digital terintegrasi berbasis IBM Maximo untuk memperkuat budaya keselamatan kerja sekaligus meningkatkan efisiensi operasional pembangkit listrik.

Implementasi teknologi ini menjadi tonggak penting dalam transformasi digital sektor energi di Indonesia. CEPR menjadi salah satu perusahaan pembangkit listrik pertama di Tanah Air yang menerapkan sistem digital terintegrasi untuk pengelolaan izin kerja (Permit to Work/PTW) dan isolasi energi dalam skala besar.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya perusahaan memperkuat standar operasional pembangkit sekaligus mendukung agenda nasional dalam modernisasi infrastruktur energi strategis. Melalui platform IBM Maximo, CEPR memanfaatkan kapabilitas menyeluruh di bidang kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan (K3L). Sistem ini memungkinkan pengelolaan isolasi energi, perencanaan keselamatan, hingga proses perizinan kerja dilakukan secara digital dan terpusat.

Pendekatan tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi koordinasi, tetapi juga memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan industri secara lebih konsisten. Implementasi sistem dilakukan oleh Cohesive, perusahaan di bawah naungan Bentley Systems yang juga merupakan mitra bisnis IBM.

Kolaborasi ini menghasilkan integrasi sistem yang memungkinkan otomatisasi pengelolaan aset sekaligus kontrol keselamatan operasional yang lebih presisi. Efektivitas sistem tersebut telah diuji dalam salah satu fase operasional paling krusial, yakni kegiatan pemeliharaan menyeluruh selama 47 hari pada unit pembangkit ultra-supercritical berkapasitas 1.000 megawatt milik CEPR.

Proses pemeliharaan skala besar itu melibatkan ribuan aktivitas kerja, pengelolaan izin kerja dalam jumlah masif, serta pengawasan ratusan kontraktor dalam jadwal operasional yang sangat ketat. Dalam situasi dengan tingkat kompleksitas tinggi tersebut, sistem digital IBM Maximo memainkan peran sentral dalam memastikan seluruh proses berjalan aman dan selesai tepat waktu.

Alur kerja yang terdigitalisasi memungkinkan setiap tahapan pekerjaan terpantau secara real-time, sementara fitur pengendalian keselamatan membantu meminimalkan risiko operasional yang dapat berdampak pada keselamatan pekerja maupun keandalan fasilitas pembangkit.

General Manager and Technology Leader IBM ASEAN, Catherine Lian, menilai keberhasilan implementasi ini menunjukkan pentingnya platform digital dalam meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional infrastruktur vital.

Menurut dia, transformasi digital di sektor energi menjadi faktor kunci dalam menciptakan operasional yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

“Keberhasilan implementasi IBM Maximo menunjukkan peran penting platform digital dalam meningkatkan keselamatan, keandalan, serta kinerja operasional pada infrastruktur vital. IBM berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pelaku industri di Indonesia guna mempercepat transformasi sektor energi,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan ICT Manager CEPR, Andy Saputra. Ia mengatakan penerapan IBM Maximo telah mengubah pendekatan perusahaan dalam menjaga keselamatan operasional, terutama dalam kegiatan pemeliharaan berskala besar. Menurut dia, integrasi pengelolaan aset, keselamatan, dan alur kerja operasional ke dalam satu sistem cerdas menciptakan standar baru bagi industri energi nasional.

“Dengan sistem terpusat ini, CEPR dapat meningkatkan kualitas pengawasan operasional sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi nasional dalam jangka panjang,” katanya melalui siaran pers pada hari Rabu (7/5).

Sementara itu, Business Development Director ASEAN Cohesive, Seno Hardijanto, menyebut implementasi ini sebagai bukti bahwa adopsi solusi digital mampu meningkatkan kinerja infrastruktur energi secara signifikan.

“Kami bangga dapat bekerja sama dengan CEPR dalam mengadopsi pendekatan dan solusi digital secara menyeluruh, guna meningkatkan kinerja pada infrastruktur energi yang vital,” ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.